Kesadaran Nelayan Sumenep Bayar Iuran BPJS Mandiri Masih Rendah

  • 19 Mei 2026 11:51 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep – Dinas Perikanan Kabupaten Sumenep mencatat tingkat keberlanjutan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan nelayan masih tergolong rendah setelah bantuan iuran dari pemerintah berakhir.

Kepala Bidang Pengelolaan Perikanan Tangkap Dinas Perikanan Sumenep, Joni Hariyanto menyebut, dari sekitar 2.000 nelayan penerima bantuan program tahun sebelumnya, hanya sebagian kecil yang tetap aktif membayar iuran secara mandiri.

“Kurang lebih hanya sekitar 30 persen yang melanjutkan pembayaran secara mandiri setelah bantuan selesai,” katanya.

Menurutnya, rendahnya tingkat keberlanjutan kepesertaan menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah daerah dalam memperluas perlindungan sosial bagi nelayan.

Padahal, pekerjaan nelayan memiliki risiko tinggi, mulai dari cuaca buruk hingga kecelakaan saat melaut.

Sementara itu, Anggota Komisi II DPRD Sumenep, Juhari meminta pemerintah daerah lebih masif melakukan edukasi kepada masyarakat pesisir terkait pentingnya jaminan ketenagakerjaan.

Ia menilai perlindungan sosial bagi nelayan harus menjadi perhatian serius karena berkaitan langsung dengan keselamatan kerja dan keberlangsungan ekonomi keluarga nelayan.

Selain edukasi, DPRD juga mendorong pemerintah daerah menambah alokasi anggaran agar cakupan penerima manfaat BPJS Ketenagakerjaan dapat diperluas.

“Program perlindungan nelayan harus diperkuat karena pekerjaannya penuh risiko,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....