BMKG: Hujan Lokal Masih Berpotensi Guyur Madura Dua Hari Kedepan

  • 19 Mei 2026 11:32 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Trunojoyo Madura memprediksi hujan lokal masih berpotensi terjadi di wilayah Madura dalam dua hingga tiga hari ke depan meski saat ini telah memasuki musim kemarau awal.

Kepala BMKG Trunojoyo Madura, Ari Widjajanto mengatakan, kondisi tersebut dipicu pelemahan angin di lapisan bawah dan atas atmosfer yang menyebabkan proses pembentukan awan hujan berlangsung cukup masif.

“Karena anginnya melemah, uap air menumpuk dan memicu kondensasi pembentukan awan hujan,” ujarnya, Selasa 19 Mei 2026.

Selain itu, keberadaan pusat tekanan rendah dan sirkulasi siklonik di wilayah Kalimantan juga memengaruhi pola angin di sejumlah daerah termasuk Madura.

Menurut Ari, suhu muka laut di wilayah perairan sekitar Madura yang masih hangat turut memperbesar suplai uap air sehingga hujan masih sering terbentuk secara bergantian.

Ia menjelaskan, hujan yang terjadi diperkirakan bersifat lokal dan berdurasi singkat, namun masyarakat tetap diminta waspada terhadap perubahan cuaca yang terjadi secara tiba-tiba.

BMKG juga memastikan perkembangan kondisi atmosfer akan terus dipantau untuk melihat potensi hujan dalam beberapa hari mendatang.

“Masyarakat kami imbau terus memantau informasi cuaca resmi dari BMKG,” katanya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....