Maksiat Hati Dapat Mengikis Pahala Ibadah

  • 15 Mei 2026 11:57 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep : Penyuluh Agama Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumenep, Ustadzah Aviya Shaviyana Sulha mengingatkan pentingnya menjaga hati agar amal ibadah yang dilakukan tidak sia-sia di hadapan Allah SWT.

Menurutnya, hati memiliki peranan yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Ia mengutip sabda Rasulullah SAW bahwa di dalam tubuh manusia terdapat segumpal darah yang apabila baik maka baik pula seluruh jasadnya, dan apabila buruk maka buruk pula seluruhnya, yakni hati.

“Jangan hanya memperbanyak amal ibadah, tetapi lupa memperbaiki hati. Karena hati yang baik menjadi salah satu jalan meraih ridho Allah SWT,” ujar Ustadzah Aviya, Jum'at 15 Mei 2026.

Ia menjelaskan, dalam kitab Sullamut Taufik disebutkan beberapa bentuk maksiat hati yang dapat mengikis pahala ibadah seseorang. Salah satunya adalah riya’, yakni melakukan ibadah karena ingin mendapat pujian manusia, bukan semata mengharap ridho Allah SWT.

Selain itu, sifat ujub juga termasuk maksiat hati. Ujub merupakan sikap merasa hebat atas kemampuan diri sendiri tanpa menyadari bahwa semua yang dimiliki berasal dari karunia Allah SWT.

“Mereka yang memiliki sifat ujub biasanya memandang orang lain lebih rendah dari dirinya,” katanya.

Ustadzah Aviya juga menyebut ragu terhadap ketentuan Allah SWT sebagai bentuk maksiat hati. Menurutnya, seorang mukmin harus meyakini sepenuhnya segala ketetapan Allah dan Rasul-Nya tanpa keraguan sedikit pun.

Tak hanya itu, putus asa terhadap rahmat Allah SWT juga dilarang dalam Islam. Meski memiliki banyak dosa, umat muslim diminta tetap berharap kepada kasih sayang dan ampunan Allah SWT.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa sifat takabbur atau sombong dapat menghapus amal ibadah seseorang. Dalam Al-Qur’an, Allah SWT memperingatkan orang-orang yang sombong terhadap ayat dan kekuasaan-Nya tidak akan dibukakan pintu surga.

“Maksiat hati terakhir yang perlu diwaspadai adalah hasad atau iri terhadap nikmat yang diterima orang lain. Rasulullah SAW bersabda bahwa hasad dapat menghabiskan amal kebaikan sebagaimana api membakar kayu bakar,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....