Krisis Listrik di Pulau Sepanjang Lumpuhkan Aktivitas Warga Selama Sepekan

  • 06 Mei 2026 12:24 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep - Gangguan listrik berkepanjangan di Pulau Sepanjang, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, mulai berdampak serius terhadap kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat. Selama hampir satu pekan terakhir, pasokan listrik dari Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) setempat dilaporkan terhenti tanpa kejelasan penanganan.

Dua desa terdampak, yakni Desa Sepanjang dan Desa Tanjung Kiaok, kini menghadapi situasi darurat energi. Warga terpaksa menjalani aktivitas sehari-hari dalam keterbatasan, terutama pada malam hari yang sepenuhnya gelap tanpa penerangan.

Sahrul, warga Desa Tanjung Kiaok, mengungkapkan bahwa kondisi ini tidak hanya mengganggu kebutuhan rumah tangga, tetapi juga memukul aktivitas ekonomi warga yang bergantung pada listrik.

“Sudah hampir satu minggu listrik padam. Aktivitas benar-benar terganggu, terutama malam hari. Usaha kecil juga ikut terdampak,” ujarnya, Rabu, 6 Mei 2026.

Ia menambahkan, upaya pelaporan telah dilakukan melalui aplikasi PLN Mobile. Namun, respons yang diterima dinilai belum memberikan solusi konkret. Informasi dari petugas pelayanan teknik maupun pihak Unit Layanan Pelanggan (ULP) Kangean disebut tidak memberikan kepastian terkait penyebab gangguan.

“Jawaban yang kami terima tidak jelas. Tidak ada kepastian kapan listrik kembali normal,” katanya.

Kondisi ini memunculkan keresahan di tengah masyarakat, terutama karena minimnya transparansi informasi dari pihak penyedia layanan. Warga berharap adanya langkah cepat dan komunikasi yang terbuka agar situasi tidak semakin memburuk.

Sejauh ini, belum ada keterangan resmi dari PLN terkait penyebab padamnya PLTD di wilayah tersebut. Upaya konfirmasi kepada Manajer ULP PLN Kangean, Hairul Ismail, juga belum membuahkan hasil.

Dengan kondisi yang terus berlarut, masyarakat mendesak adanya intervensi segera dari pihak terkait, mengingat listrik merupakan kebutuhan dasar yang sangat vital, khususnya bagi wilayah kepulauan yang memiliki keterbatasan akses alternatif energi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....