PH Tanah Sawah Anjlok, Produktivitas Padi Sumenep Terancam
- 05 Feb 2026 17:25 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, SUMENEP – Produktivitas padi di Desa Parsanga, Kecamatan Kota Sumenep, terancam menurun akibat kondisi pH tanah sawah yang tergolong sangat asam. Hasil pengecekan lapangan menunjukkan tingkat keasaman tanah berada jauh di bawah ambang ideal untuk pertumbuhan tanaman padi.
Koordinator Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Sumenep, Delly Hos Kapila, mengatakan hasil pengukuran di sejumlah lahan sawah menemukan pH tanah berada di bawah angka 5. Bahkan, sebagian lahan tercatat memiliki pH di kisaran 4 hingga di bawah 3,5. Sementara itu, pH tanah yang optimal bagi tanaman padi berada pada rentang 5,5 hingga 6,5.
"Kondisi tanah yang terlalu asam berpotensi menurunkan produktivitas padi, khususnya pada tanaman yang telah memasuki fase bunting. Gejala yang muncul di lapangan antara lain pertumbuhan tanaman terhambat, akar menghitam, daun berbercak, serta meningkatnya risiko serangan penyakit hawar daun bakteri," ujarnya, Rabu 4 Februari 2026.

Delly menjelaskan, tingginya curah hujan menjadi salah satu faktor utama penyebab turunnya pH tanah. Curah hujan yang tinggi dapat melarutkan unsur hara penting di dalam tanah serta meningkatkan kandungan racun zat besi yang berdampak buruk bagi tanaman.
Sebagai langkah antisipasi, para penyuluh pertanian merekomendasikan petani untuk mengurangi penggunaan pupuk nitrogen, memperbanyak pupuk fosfor dan kalium, serta menggunakan bakterisida sesuai kebutuhan. Selain itu, pengaplikasian kapur pertanian juga disarankan apabila umur tanaman masih memungkinkan.
"Upaya pendampingan dan edukasi kepada petani terus dilakukan agar dampak penurunan pH tanah terhadap produktivitas padi dapat ditekan." ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....