Dinkes Sumenep Pastikan Makanan dan Minuman Aman jelang Lebaran
- 17 Mar 2026 12:22 WIB
- Sumenep
Poin Utama
- Mamin
- Kadaluarsa
RRI.CO.ID, Sumenep - Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Sumenep memastikan kondisi makanan dan minuman (mamin) yang beredar di pasaran masih aman menjelang Hari Raya Idulfitri.
Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Masyarakat Dinkes P2KB Sumenep, Siti Koiria, mengatakan pengawasan telah dilakukan sejak awal Ramadan dengan menyasar berbagai titik penjualan, mulai dari toko hingga pusat perbelanjaan.
“Sejak awal puasa kami sudah melakukan monitoring ke tempat-tempat penjual untuk memastikan tidak ada produk yang kedaluwarsa maupun yang mengandung bahan berbahaya,” ujarnya, Selasa 17 Maret 2026.
Menurutnya, pengawasan tersebut tidak hanya fokus pada masa kedaluwarsa, tetapi juga pada kandungan bahan dalam produk makanan dan minuman yang dijual di pasaran. Dari hasil pemantauan yang dilakukan, Siti memastikan bahwa hingga saat ini produk yang beredar masih dalam kondisi aman dan layak konsumsi.
“Alhamdulillah, hasil monitoring menunjukkan makanan dan minuman yang beredar masih aman,” katanya.
Meski demikian, pihaknya tetap melakukan pengawasan lanjutan untuk mengantisipasi kemungkinan adanya produk yang tidak memenuhi standar, termasuk dalam paket parsel Lebaran. Jika ditemukan produk bermasalah, Dinkes akan melakukan penelusuran untuk mengetahui asal-usul barang tersebut sebelum mengambil langkah lebih lanjut.
“Kami akan telusuri dari mana barang itu berasal, dibeli di mana, dan siapa penjualnya, baru kemudian dilakukan evaluasi,” ujarnya.
Selain itu, Dinkes Sumenep juga membuka layanan pengaduan bagi masyarakat yang menemukan permasalahan terkait makanan dan minuman. Masyarakat dapat menyampaikan keluhan melalui berbagai kanal yang telah disediakan, baik secara langsung maupun melalui layanan daring seperti website dan WhatsApp.
“Kami sudah menyediakan pusat pengaduan. Jadi masyarakat bisa melapor jika menemukan hal yang mencurigakan terkait makanan dan minuman,” katanya.
Dalam pelaksanaannya, pengawasan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan berbagai instansi terkait guna memastikan keamanan pangan bagi masyarakat tetap terjaga selama Ramadan hingga Lebaran.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....