Masakan Daging Kuah Kakelan Khas Sumenep
- 29 Mei 2026 17:04 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep - Di tengah kekayaan kuliner Madura, Kabupaten Sumenep memiliki satu sajian tradisional yang cukup legendaris, yaitu gule kakelan. Masyarakat setempat juga sering menyebutnya sebagai “kakelan” saja. Hidangan ini dikenal sebagai kuah gulai khas dengan cita rasa gurih, kaya rempah, dan biasanya hadir dalam berbagai acara penting seperti hajatan, pernikahan, hingga momen Ramadan.
Gule kakelan memiliki karakter kuah yang kental dengan perpaduan santan dan rempah-rempah tradisional Madura. Berbeda dengan gulai pada umumnya, versi khas Sumenep ini memiliki rasa gurih yang kuat dengan sentuhan manis dan aroma rempah yang tajam. Bumbu seperti kunyit, jahe, lengkuas, serai, ketumbar, hingga daun jeruk menjadi bagian penting dalam proses memasaknya.
Dalam tradisi masyarakat Sumenep, gule kakelan sering dipadukan dengan sate ayam kampung atau sate daging. Perpaduan sate bakar dengan kuah gule hangat menciptakan rasa khas yang sulit ditemukan di daerah lain. Bahkan, kuliner sate gule khas Sumenep menjadi salah satu menu favorit masyarakat saat bulan Ramadan dan Lebaran karena dianggap cocok disantap bersama keluarga.
Nama “kakelan” sendiri cukup melekat di kalangan masyarakat Madura, terutama generasi lama. Hidangan ini diwariskan secara turun-temurun dan resepnya banyak dipertahankan secara tradisional. Beberapa keluarga bahkan masih menggunakan teknik memasak lama seperti menyangrai bumbu terlebih dahulu agar aroma rempah lebih keluar dan kuah terasa semakin pekat.
Selain menjadi makanan khas, gule kakelan juga mencerminkan budaya kebersamaan masyarakat Sumenep. Sajian ini biasanya dimasak dalam jumlah besar saat ada acara keluarga atau kegiatan sosial di kampung. Aroma kuah yang harum sering menjadi penanda bahwa sedang ada hajatan di lingkungan sekitar.
Kuliner khas Sumenep sendiri memang terkenal memiliki rasa yang kuat dan autentik. Selain gule kakelan, daerah ini juga dikenal lewat makanan tradisional seperti campor, cakee, hingga aneka jajanan tradisional lainnya yang masih bertahan di tengah maraknya makanan modern.
Keberadaan gule kakelan menjadi bukti bahwa kuliner tradisional Madura, khususnya dari Sumenep, masih memiliki tempat istimewa di hati masyarakat. Bukan hanya soal rasa, tetapi juga karena makanan ini menyimpan nilai budaya, tradisi keluarga, dan kebersamaan yang terus diwariskan dari generasi ke generasi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....