Ketika Gula "Menguasai" Tubuh, Ini Dampaknya

  • 17 Sep 2026 18:20 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep - Gula merupakan sumber energi, tetapi konsumsi berlebihan dapat memengaruhi metabolisme dan berbagai fungsi tubuh secara bertahap.

Asupan gula tinggi dikaitkan dengan peningkatan risiko obesitas, gangguan hati, diabetes, penyakit jantung, serta kemungkinan masalah kesehatan lainnya.

Masalahnya, gula tambahan tersembunyi dalam banyak minuman, makanan kemasan, saus, kue, dan produk yang dianggap praktis.

Mengapa Keinginan Makan Manis Sulit Dikendalikan?

Makanan manis dapat mengaktifkan area penghargaan pada otak dan meningkatkan pelepasan dopamin.

Respons tersebut dapat memperkuat keinginan mengonsumsi makanan manis kembali, terutama ketika seseorang sedang mengalami tekanan atau stres.

Karena itu, kebiasaan ngemil manis saat stres dapat berkembang menjadi pola makan berlebihan jika terus berulang.

Ketika Konsentrasi Mulai Terganggu

Penelitian yang dikutip sumber mengaitkan konsumsi gula tinggi dengan perubahan fungsi otak dan komunikasi antarsel saraf.

Kondisi tersebut berpotensi memengaruhi kemampuan mengingat, memproses informasi, berkonsentrasi, serta mengatur suasana hati.

Mengurangi gula tambahan dapat dilakukan dengan memilih makanan utuh dan memeriksa kandungan gula pada label produk.

Kulit Juga Bisa Terpengaruh

Gula dapat berikatan dengan protein melalui proses glikasi, menghasilkan senyawa yang dapat mengganggu struktur kolagen dan elastin.

Kerusakan tersebut berhubungan dengan berkurangnya elastisitas kulit dan munculnya tanda penuaan lebih cepat.

Membatasi minuman manis serta makanan olahan membantu mengurangi paparan gula tambahan dalam pola makan sehari-hari.

Dampaknya Saat Berolahraga

Tubuh menggunakan karbohidrat sebagai salah satu sumber bahan bakar utama selama aktivitas fisik.

Namun, jenis gula yang dikonsumsi memengaruhi bagaimana tubuh memproses dan menggunakan energi tersebut.

Fruktosa terutama diproses hati, sehingga konsumsi berlebihan sebelum olahraga dapat menyebabkan kembung atau gangguan pencernaan.

Mengatur Asupan Gula Sejak Sekarang

Membaca label makanan membantu mengenali gula tambahan yang sering muncul dalam berbagai produk sehari-hari.

Pilihan sederhana seperti oatmeal, yogurt tanpa pemanis, buah, kacang-kacangan, dan kopi tanpa gula dapat mengurangi asupan berlebih.

Dengan memahami sumber gula dan respons tubuh, pola makan dapat diatur tanpa harus menghilangkan makanan manis sepenuhnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....