Masker dan Cuci Tangan Jadi Kunci Cegah Penularan ISPA
- 07 Sep 2026 15:46 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep - Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dapat menular melalui percikan batuk dan bersin, udara, serta kontak langsung maupun tidak langsung. Risiko penularan meningkat ketika masyarakat beraktivitas di tempat ramai.
Kepala Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Sumenep, Ahmad Syamsuri, mengimbau masyarakat menggunakan masker untuk mengurangi risiko penularan. Masker terutama dianjurkan saat berada di ruang atau kawasan dengan banyak orang.
“Jadi ke mana-mana lah istilahnya, mau ke kantor silakan dipakai, mau ke sekolah silakan dipakai, apalagi ke pasar,” kata Ahmad Syamsuri di Indonesia Sehat, Jumat, 4 September 2026.
Selain masker, cuci tangan menggunakan sabun perlu menjadi kebiasaan. Langkah sederhana ini membantu menjaga kebersihan tangan dari berbagai kuman penyebab penyakit.
Etika batuk dan bersin juga harus diperhatikan. Masyarakat dianjurkan menutup mulut dan hidung menggunakan tisu atau siku, bukan telapak tangan.
Tisu bekas batuk atau bersin harus langsung dibuang ke tempat sampah. Kebiasaan tersebut penting untuk mengurangi penyebaran kuman kepada orang lain.
Masyarakat yang sudah mengalami gejala ISPA tetap dianjurkan menggunakan masker. Jika kondisi memburuk, pemeriksaan di puskesmas, klinik atau fasilitas kesehatan lainnya perlu segera dilakukan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....