Dampak Memanggang Roti Tawar Beku untuk Kesehatan
- 16 Agt 2026 16:18 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep - Roti tawar sering dianggap makanan praktis, tetapi cara penyajiannya ternyata dapat memengaruhi respons gula darah. Penelitian menunjukkan proses pembekuan dan pemanggangan dapat mengubah cara tubuh mencerna pati.
Melansir laman Gowing Life, temuan ini berasal dari penelitian terhadap 10 orang sehat yang mengonsumsi roti tawar dalam kondisi berbeda. Para peserta mendapat roti fresh, roti beku, roti panggang, serta roti beku yang kemudian dipanggang.
Peneliti kemudian mengukur perubahan kadar glukosa darah peserta selama dua jam setelah makan. Hasilnya, seluruh perlakuan menurunkan respons gula darah dibandingkan konsumsi roti fresh.
Roti buatan sendiri yang dipanggang mengalami penurunan respons gula darah sekitar 25 persen. Pembekuan lalu pencairan menghasilkan penurunan sekitar 30 persen, sedangkan kombinasi keduanya mencapai sekitar 40 persen.
Namun, hasil tersebut tidak berarti roti tawar mendadak berubah menjadi makanan rendah gula. Pengukuran penelitian menunjukkan respons glukosa, bukan perubahan kandungan karbohidrat total dalam roti.
Penjelasannya berkaitan dengan perubahan struktur pati selama proses pendinginan. Ketika pati yang sudah matang didinginkan, sebagian molekulnya membentuk struktur kristal yang lebih sulit dicerna.
Proses tersebut dikenal sebagai retrogradasi pati dan dapat membuat sebagian pati lebih sulit dipecah menjadi glukosa. Akibatnya, penyerapan glukosa ke dalam darah berlangsung lebih lambat.
Menariknya, durasi pembekuan yang lebih lama ternyata tidak otomatis memberikan manfaat tambahan. Penelitian terhadap 32 orang sehat menemukan pembekuan selama tiga, lima, atau tujuh hari tidak menunjukkan perbedaan berarti.
Artinya, tidak perlu menyimpan roti berbulan-bulan demi mengejar efek terhadap gula darah. Pembekuan setidaknya selama beberapa hari sudah cukup dalam konteks penelitian tersebut.
Meski demikian, temuan ini bukan alasan meninggalkan pilihan makanan yang lebih bernutrisi. Roti gandum utuh umumnya tetap lebih unggul karena kandungan seratnya dan indeks glikemiknya cenderung lebih rendah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....