Minum Air Es Setelah Makan, Benarkan Bikin Lemak Naik?, Ini Faktanya

  • 25 Jan 2026 05:52 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep - Benar atau tidak?. Banyak anggapan dan pandangan bahwa minum air es setelah makan dapat membuat lemak di dalam tubuh “membeku” dan menumpuk. Anggapan tersebut sebanarnya tidak benar.

Secara biologis, tubuh manusia memiliki sistem pengaturan suhu yang sangat stabil. Suhu internal rata-rata tubuh manusia berada di kisaran 36–37 derajat Celsius dan akan tetap dijaga meski seseorang mengonsumsi minuman dingin.

Ketika air es masuk ke dalam tubuh, lambung dan organ pencernaan lainnya akan segera menyesuaikan suhu cairan tersebut agar seimbang dengan kondisi tubuh. Proses ini berlangsung cepat dan tidak menyebabkan perubahan drastis pada jaringan lemak.

Lemak dalam tubuh tidak bersifat seperti minyak yang bisa membeku hanya karena paparan suhu dingin dari makanan atau minuman. Lemak tubuh berada di jaringan bawah kulit dan organ tertentu, bukan di saluran pencernaan. Untuk membuat lemak benar-benar membeku, dibutuhkan suhu ekstrem yang jauh di bawah kondisi normal tubuh manusia.

Anggapan air es sebagai penyebab lemak menumpuk kemungkinan muncul dari kebiasaan mengonsumsi minuman manis dan dingin setelah makan. Kandungan gula yang berlebih dalam minuman itulah yang berpotensi meningkatkan asupan kalori dalam tubuh kita, bukan suhu dinginnya. Jika dikonsumsi secara rutin tanpa terkontrol, kelebihan kalori inilah yang dapat berkontribusi pada penambahan lemak ditubuh.

Dengan demikian, anggapan bahwa minum air es setelah makan dapat membekukan lemak tubuh lebih tepatnya disebut mitos. Faktor utama yang memengaruhi penumpukan lemak tetaplah pola makan secara keseluruhan, jenis makanan yang dikonsumsi, serta gaya hidup harian. Selama asupan kalori terjaga dan aktivitas fisik mencukupi, minum air es setelah makan tidak perlu dikhawatirkan lagi. (RIA)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....