Eco-Guardian: Inovasi Digital Berbasis Nilai Religius untuk Peduli Lingkungan

  • 19 Agt 2026 14:36 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep – Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Wiraraja (Unija) menghadirkan inovasi teknologi berbasis nilai religius untuk mendorong kepedulian lingkungan di SMA Negeri 1 Bluto, Kabupaten Sumenep. Program tersebut diwujudkan melalui aplikasi mobile Eco-Guardian dengan dukungan hibah Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).

Inovasi ini hadir sebagai respons terhadap persoalan akumulasi sampah plastik di lingkungan sekolah yang membutuhkan penanganan secara berkelanjutan. Berdasarkan hasil pemetaan awal, SMAN 1 Bluto menghasilkan sekitar 35 hingga 40 kilogram sampah setiap hari, dengan sampah plastik mencapai sekitar 55 persen.

Meski telah berstatus sebagai Sekolah Penggerak dan memiliki Kader Adiwiyata, upaya menjaga lingkungan di sekolah tersebut sebelumnya masih banyak dilakukan melalui kerja bakti berkala dan kegiatan yang bersifat insidental. Melalui Eco-Guardian, tim Unija berupaya mendorong perubahan perilaku siswa melalui pembiasaan yang lebih terukur dan berkelanjutan.

"Penanganan masalah lingkungan di sekolah membutuhkan pembiasaan yang terukur dan berkesinambungan. Melalui aplikasi Eco-Guardian, kami mengintegrasikan edukasi lingkungan dengan nilai-nilai etika keagamaan agar karakter peduli lingkungan tertanam secara alami pada diri siswa," ujar Ketua Tim Pengabdian Masyarakat Unija, Fauzi Helmi, S.Kom., M.Kom.

Eco-Guardian dilengkapi sejumlah fitur yang dirancang untuk menghubungkan aktivitas pelestarian lingkungan dengan nilai-nilai religius. Fitur Amanah Hijau memberikan penugasan harian dan mingguan, seperti pemilahan sampah dan penghematan energi. Sementara Jejak Kebaikan berfungsi sebagai portofolio digital yang mencatat aktivitas dan dokumentasi aksi lingkungan siswa.

Selain itu, terdapat fitur Pasar Barokah yang memungkinkan pengelolaan sampah terpilah dan produk daur ulang dikonversi menjadi poin bernilai ekonomi dan sosial. Adapun Majelis Alam & Peringkat Uswah menghadirkan modul literasi lingkungan sekaligus papan peringkat interaktif untuk membangun kompetisi positif fastabiqul khairat antarsiswa.

Program ini dilaksanakan melalui pendekatan multidisiplin dengan melibatkan kepakaran Teknik Elektro dan Informatika yang dipimpin Fauzi Helmi, S.Kom., M.Kom. bersama Iddrus, S.Kom., M.Kom., serta kepakaran Ilmu Agama Islam oleh Anni Annisa, Lc., M.Th.I. Pelaksanaan kegiatan juga mendapat dukungan aktif dari mahasiswa Universitas Wiraraja.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan sosialisasi mengenai nilai etika lingkungan, kemudian dilanjutkan pelatihan penggunaan aplikasi kepada 20 siswa Kader Adiwiyata. Para siswa selanjutnya mendapatkan pendampingan untuk menjalankan kampanye hijau secara berkelanjutan. Untuk menjaga keberlangsungan program, Eco-Guardian juga telah diintegrasikan ke dalam Rencana Kerja Sekolah (RKS) SMAN 1 Bluto sebagai bagian dari agenda pembiasaan rutin siswa.

Ucapan Terima Kasih

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini memperoleh pendanaan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Republik Indonesia melalui Skema Pengabdian Masyarakat Pemula BIMA Tahun Anggaran 2026 berdasarkan Nomor Kontrak 210/C3/DT.05.00/PM/2026 tanggal 13 April 2026.

Tim pelaksana menyampaikan apresiasi kepada Kemdiktisaintek, LPPM Universitas Wiraraja, serta SMA Negeri 1 Bluto atas dukungan terhadap pelaksanaan program Eco-Guardian.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....