Rumah Ikan Ramah Lingkungan, Solusi Pemulihan Laut

  • 05 Feb 2026 19:00 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep - Laut semakin kehilangan rumah bagi penghuninya. Terumbu karang rusak, ikan pun kehilangan tempat berlindung. Namun, inovasi hadir dari Universitas Diponegoro (UNDIP) untuk memulihkan habitat laut.

Melansir laman UNDIP, peneliti dari UNDIP, Prof. Munasik, menciptakan BHUMI, rumah ikan buatan berbahan beton modular. Inovasi ini memanfaatkan limbah industri FABA secara bertanggung jawab. BHUMI dirancang untuk membantu pemulihan habitat laut yang terdegradasi.

Uji coba BHUMI dilakukan di Teluk Awur dan Karang Bokor, Jepara, Jawa tengah. Dalam dua bulan, struktur ini mulai dihuni berbagai jenis ikan. Di Karang Bokor, delapan unit BHUMI dihuni ratusan ikan dengan keanekaragaman meningkat.

Teluk Awur menunjukkan dominasi ikan juvenil, menandakan BHUMI berfungsi sebagai area asuhan. Perbedaan ini menunjukkan pentingnya pemilihan lokasi berbasis data oseanografi. Kualitas perairan dan aktivitas manusia memengaruhi kolonisasi biota.

BHUMI juga dihuni biota lain seperti bulu babi, teripang, dan nudibranch. Kehadiran organisme sensitif ini menunjukkan kualitas mikrohabitat yang stabil. Inovasi ini tidak dimaksudkan menggantikan terumbu karang alami, melainkan sebagai jembatan ekologis.

Prof. Munasik menekankan perlunya pemantauan jangka menengah hingga panjang untuk memastikan stabilitas ekosistem. Pengelolaan dominasi bulu babi dan zonasi terbatas di sekitar BHUMI diperlukan. Hal ini agar habitat berkembang tanpa tekanan penangkapan berlebih.

Melalui BHUMI, UNDIP menunjukkan peran aktif dalam solusi berbasis riset untuk tantangan lingkungan pesisir. Sinergi antara sains, inovasi, dan kolaborasi lintas sektor menjadi kunci menuju laut Indonesia yang lebih sehat dan berkelanjutan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....