Hasil Panen Tembakau di Sumenep Diperkirakan Tembus 9.600 Ton
- 31 Agt 2026 22:15 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep – Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) Sumenep memperkirakan potensi produksi tembakau Sumenep pada musim panen 2026 mencapai 9.600 ton.
Prediksi tersebut berdasarkan luas lahan tembakau 2026 yang mencapai sekitar 12.000 hektare berdasarkan data Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep.
“Berdasarkan data DKPP Sumenep, diperkirakan dengan luas lahan sekitar 12.000 hektare akan ada potensi produksi sebanyak 9.600.000 kilogram atau 9.600 ton,” ungkapnya, Senin 31 Agustus 2026.
| Baca juga: Mencari Kepiting untuk Menyambung Hidup |
Romli berharap, besarnya potensi tembakau tersebut dapat memberikan keuntungan bagi tata niaga tembakau, baik petani sebagai penjual maupun pedagang sebagai pembeli.
Menurutnya, Pemerintah Daerah tidak dapat memihak pada salah satu dari keduanya. Pemkab hanya dapat berupaya menjaga agar proses perdagangan tembakau berjalan secara adil dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Pemerintah ini hadir secara bijak, tidak ada keberpihakan ke satu pihak, makanya semua harus bijak juga,” jelasnya.
| Baca juga: Pasar Kebun Ramai Pasca Lebaran |
Meskipun demikian, Romli mengingatkan petani agar memperhatikan kualitas tembakau karena menjadi salah satu faktor penting yang menentukan harga jual.
Ia menyebut usia panen tembakau menjadi salah satu faktor utama dalam menjaga kualitas daun tembakau.
Selain itu, teknik perajangan, penyimpanan, dan penjemuran juga perlu diperhatikan petani agar kualitas maksimal.
“Kualitas bagus itu di antaranya melalui pelaksanaan waktu panen di usia yang cukup, termasuk teknik lain, seperti perajangan, teknik penyimpanan, teknik menjemur, itu teknis yang secara klasik sudah bisa dilakukan oleh para petani,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....