Perajin Wajan Tradisional di Sumenep Tetap Bertahan di tengah Modernisasi
- 12 Mei 2026 09:34 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep - Usaha pembuatan wajan tradisional di Kabupaten Sumenep hingga kini masih bertahan meski di tengah maraknya peralatan dapur modern.
Para perajin tetap mempertahankan cara produksi manual yang diwariskan secara turun-temurun sebagai bagian dari usaha sekaligus pelestarian kerajinan lokal.
Di sejumlah wilayah pengrajin di Sumenep, proses pembuatan wajan masih dilakukan menggunakan teknik tradisional mulai dari pembentukan aluminium,
pembakaran, hingga tahap finishing. Wajan hasil produksi lokal tersebut banyak digunakan masyarakat karena dinilai lebih kuat dan tahan lama.
Salah satu perajin mengaku telah menjalankan usaha tersebut selama puluhan tahun bersama keluarganya.
Menurutnya, permintaan wajan tradisional masih cukup stabil, terutama dari pedagang makanan dan masyarakat yang percaya kualitas produk lokal.
“Meski sekarang banyak peralatan modern, masih banyak pelanggan yang mencari wajan tradisional karena lebih awet,” Kata H Muhamad pengrajin wajan Kalianget Timur Kabupaten Sumenep Selasa, 12 Mei 2026.
Dalam sehari, para pengrajin mampu menghasilkan beberapa wajan dengan ukuran berbeda sesuai pesanan pelanggan. Harga jualnya bervariasi, mulai dari puluhan ribu hingga ratusan ribu rupiah tergantung ukuran dan bahan yang digunakan.
Namun, para perajin mengaku menghadapi sejumlah tantangan, seperti kenaikan harga bahan baku logam dan berkurangnya minat generasi muda untuk meneruskan usaha kerajinan tradisional tersebut.
Meski demikian, mereka tetap optimistis usaha pembuatan wajan akan terus bertahan karena memiliki pelanggan setia.
pemerhati UMKM menilai kerajinan wajan tradisional memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai produk unggulan daerah. Selain bernilai ekonomi, kerajinan tersebut juga menjadi bagian dari identitas budaya dan keterampilan masyarakat lokal di Kabupaten Sumenep.
Pemerintah daerah diharapkan dapat memberikan dukungan berupa pelatihan, promosi, dan bantuan peralatan agar para perajin tradisional mampu bersaing di pasar yang lebih luas tanpa meninggalkan ciri khas produksinya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....