Mencari Kepiting untuk Menyambung Hidup

  • 07 Mei 2026 11:17 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep – Mentari pagi belum sepenuhnya muncul ketika Sukarye mulai menuruni perahu kayunya menuju hutan bakau di pesisir. Dengan membawa jebakan sederhana dan ember kecil, ia bersama dua rekannya mencari kepiting bakau yang menjadi satu-satunya sumber penghasilan keluarga mereka.

Sudah lebih dari lima tahun terakhir, Sukarye menggantungkan hidup dari hasil tangkapan kepiting. Penghasilan dari tangkapan ikan tidak menentu akibat cuaca ekstrem dan hasil laut yang terus menurun. Kini, kepiting bakau menjadi harapan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Kalau sedang bagus, sehari bisa dapat dua sampai tiga kilogram. Tapi sering juga pulang kosong,” ujarnya, Kamis, 7 Mei 2026.

Harga kepiting di tingkat pengepul berkisar antara Rp70 ribu hingga Rp120 ribu per kilogram, tergantung ukuran dan kondisi pasar. Namun, penghasilan tersebut masih belum cukup untuk menutupi kebutuhan rumah tangga, terlebih biaya sekolah anak dan kebutuhan pokok yang terus meningkat.

Aktivitas mencari kepiting dilakukan saat air mulai surut. Para pencari kepiting harus masuk ke lumpur bakau hingga lutut, bahkan terkadang menghadapi risiko terluka oleh akar mangrove atau capit kepiting. Meski berat, pekerjaan itu tetap dijalani demi menyambung hidup.

Semakin banyak masyarakat yang beralih menjadi pencari kepiting karena lapangan pekerjaan di desa pesisir semakin terbatas. Kondisi ini membuat persaingan mencari hasil tangkapan semakin ketat.

Keberadaan hutan mangrove di Desa Saronggi Sumenep sangat penting bagi keberlangsungan habitat kepiting bakau. “Kalau mangrove rusak, kepiting juga akan berkurang. Masyarakat yang paling terdampak,” ucapnya.

Meski hidup dalam keterbatasan, Sukarye tetap berharap kondisi ekonomi keluarganya bisa membaik. Ia ingin anak-anaknya memiliki pekerjaan yang lebih layak sehingga tidak harus menghadapi kerasnya kehidupan di tengah lumpur bakau seperti dirinya.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....