Penjual Sapu Serabut Kelapa Keliling Jalan Kaki
- 08 Jun 2026 16:56 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep – Di tengah maraknya penjualan peralatan rumah tangga melalui toko modern dan platform daring, penjual sapu serabut kelapa keliling masih dapat dijumpai di sejumlah kawasan permukiman di sekitar kota Sumenep. Dengan berjalan kaki menyusuri gang-gang perkampungan, mereka menawarkan sapu buatan tradisional kepada warga.
Salah satu penjual sapu serabut kelapa, Pak Uwid sapaan akrabnya, mengaku telah menjalani pekerjaan tersebut selama kurang lebih dari 15 tahun dengan pekerjaan sebelumnya sebagai tukang bangunan. Setiap pagi, ia berangkat dari rumahnya dengan membawa puluhan sapu yang dipikul di pundak.
"Saya mulai berjualan sejak pukul enam pagi atau setelah subuh. Dalam sehari bisa berjalan belasan kilometer untuk menawarkan sapu ke rumah-rumah warga," ujar Uwid saat ditemui di pinggir jala raya, Senin, 8 Juni 2026.
Menurutnya, meskipun permintaan tidak sebanyak dahulu, masih banyak pelanggan yang menyukai sapu serabut kelapa karena dinilai lebih kuat dan tahan lama dibandingkan sapu berbahan sintetis.
"Harga satu sapu sekitar Rp10 ribu. Kalau sedang ramai, saya bisa menjual 10 sampai 15 sapu sehari," katanya.
Sementara itu, seorang warga, Nurwagini, mengaku masih memilih membeli sapu dari pedagang keliling karena kualitasnya yang baik. "Sapu serabut kelapa lebih awet untuk membersihkan halaman. Selain itu, membeli dari pedagang keliling juga membantu ekonomi mereka," tuturnya.
Keberadaan pedagang keliling seperti penjual sapu serabut kelapa merupakan bagian dari sektor usaha mikro yang masih memiliki peran penting dalam perekonomian masyarakat. Meski harus menghadapi cuaca panas dan persaingan pasar yang semakin ketat, para penjual sapu serabut kelapa tetap optimistis menjalankan usahanya. Dengan berjalan kaki dari satu kampung ke kampung lain, mereka terus menjaga tradisi perdagangan rakyat yang telah berlangsung selama puluhan tahun.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....