Keluarga Idaman Dibangun dengan Iman dan Komunikasi
- 06 Okt 2026 09:09 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep - Keluarga bahagia dan harmonis menjadi impian setiap pasangan dalam menjalani kehidupan rumah tangga. Keharmonisan keluarga bukan hanya terlihat melalui unggahan di media sosial, tetapi dirasakan melalui hubungan yang hangat di dalam rumah.
Penyuluh Agama Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumenep, Ustadz Abd. Sukkur Rahman, mengatakan keluarga idaman dibangun melalui keimanan dan keteladanan orang tua. Hal itu disampaikan saat dialog dalam program Mutiara Pagi RRI Sumenep, Selasa, 6 Oktober 2026.
Menurutnya, orang tua memiliki peran penting dalam mendidik anak-anak berdasarkan nilai keimanan dan tuntunan sunnah Rasulullah. Pendidikan tersebut menjadi bekal agar anak tumbuh dengan akhlak baik serta memiliki pegangan dalam menjalani kehidupan.
Ia menjelaskan, konsep keluarga harmonis juga sejalan dengan QS Ar-Rum ayat 21. Ayat tersebut menggambarkan pasangan yang hidup dalam ikatan pernikahan dengan ketenangan, kasih sayang, dan rahmat dari Allah.
Sakinah, mawaddah, dan rahmah menjadi modal berharga dalam membangun keluarga yang harmonis. Karena itu, pasangan perlu menjaga hubungan rumah tangga dengan saling menghormati, menghargai, dan memahami kebutuhan masing-masing.
Ustadz Abd. Sukkur Rahman menilai persoalan dalam keluarga sangat beragam dan dapat muncul dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu upaya menghadapinya adalah membangun komunikasi terbuka dan kejujuran antara suami, istri, serta anak-anak.
Kekompakan juga diperlukan dalam menyelesaikan berbagai urusan rumah tangga, termasuk berbagi tugas domestik. Keterlibatan anak dalam pekerjaan sederhana di rumah dapat menjadi sarana menanamkan tanggung jawab dan kepedulian.
“Selain itu, keluarga perlu menyediakan waktu khusus untuk berkumpul dan berinteraksi tanpa terganggu aktivitas lain. Kebiasaan sederhana seperti makan bersama, berdiskusi, dan saling mendengarkan dapat memperkuat kedekatan emosional keluarga,” katanya.
Ia menegaskan, keluarga idaman tidak terbentuk secara instan, tetapi membutuhkan proses dan komitmen seluruh anggota keluarga. Ketika iman, kasih sayang, komunikasi, kejujuran, dan kebersamaan dijaga, rumah dapat menjadi tempat tumbuh yang nyaman bagi seluruh anggota keluarga.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....