Di Balik Oleh-Oleh Haji, Tersimpan Pesan Ibadah dan Keberkahan
- 10 Jun 2026 15:33 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep - Tradisi membawa oleh-oleh usai menunaikan ibadah haji masih menjadi kebiasaan yang melekat di kalangan jemaah. Selain sebagai bentuk berbagi kebahagiaan dengan keluarga dan kerabat, oleh-oleh haji juga mengandung nilai spiritual dan edukasi keagamaan.
Penyuluh Agama Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumenep, Ustaz Zainullah, mengatakan oleh-oleh yang paling sering dibawa jemaah haji antara lain air zamzam, kayu siwak, kurma, dan tasbih. Menurutnya, setiap benda tersebut memiliki keutamaan yang dapat menjadi pengingat bagi umat Islam.
"Siwak memiliki banyak keutamaan. Rasulullah saw. bahkan bersabda bahwa jika tidak memberatkan umatnya, beliau akan memerintahkan bersiwak setiap kali hendak melaksanakan salat," kata Ustaz Zainullah, Senin, 8 Juni 2026.
Ia menjelaskan, siwak tidak hanya berfungsi membersihkan mulut, tetapi juga menjadi amalan yang mendatangkan rida Allah Swt. Selain siwak, air zamzam juga menjadi oleh-oleh favorit jemaah haji.
Ustaz Zainullah menyebut air zamzam memiliki keistimewaan sebagaimana dijelaskan dalam berbagai hadis. Air tersebut diyakini membawa keberkahan dan dapat menjadi wasilah terkabulnya doa sesuai niat orang yang meminumnya.
Sementara itu, kurma juga menjadi buah tangan yang hampir selalu dibawa dari Tanah Suci. Di antara berbagai jenis kurma, kurma Ajwa atau kurma Nabi dikenal memiliki keutamaan tersendiri. Rasulullah saw. bersabda bahwa siapa yang mengonsumsi tujuh butir kurma Ajwa pada pagi hari akan terhindar dari racun dan sihir pada hari tersebut.
Adapun tasbih kerap diberikan sebagai sarana untuk membantu menghitung zikir. Ustaz Zainullah menjelaskan penggunaan tasbih diperbolehkan dalam Islam. Namun, ia mengingatkan bahwa berzikir menggunakan jari-jari tangan lebih dianjurkan karena kelak akan menjadi saksi di hadapan Allah Swt.
Ustaz Zainullah mengajak masyarakat untuk mensyukuri dan menghargai oleh-oleh yang diberikan jemaah haji. Menurutnya, selain memiliki nilai materi, buah tangan tersebut juga mengandung pesan keagamaan dan menjadi simbol kasih sayang serta kebersamaan antarumat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....