Jadi Program "Breeding Loan", Komodo akan "Tinggal Sementara" di Jepang

  • 01 Apr 2026 21:53 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep - Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya dalam pelestarian satwa endemik di tingkat global. Pemerintah akan mengirim sepasang komodo ke Jepang melalui program "breeding loan" atau pinjam-pakai untuk pengembangbiakan.

Pemerintah menjadikan program ini sebagai bagian dari diplomasi lingkungan untuk menjaga keberlangsungan komodo (Varanus komodoensis). Selain itu, langkah ini juga memperkuat upaya konservasi satwa langka melalui kerja sama internasional.

Menteri Kehutanan RI Raja Juli Antoni dan Gubernur Prefektur Shizuoka Yasutomo Suzuki menandatangani nota kesepahaman (MoU) pada Sabtu, 28 Maret 2026. Kedua pihak menyepakati kerja sama ini sebagai bentuk penguatan diplomasi hijau antara Indonesia dan Jepang.

Raja Juli Antoni menyatakan program ini dapat meningkatkan populasi komodo secara global. Ia juga menegaskan bahwa kerja sama ini menjadi sarana edukasi internasional tentang pentingnya pelestarian keanekaragaman hayati, ujarnya Rabu 1 April 2026.

Ia menjelaskan bahwa Indonesia dan Jepang kini memasuki fase baru kerja sama yang lebih berorientasi pada lingkungan. Pemerintah akan mengirim sepasang komodo ke Kebun Binatang iZoo di Shizuoka pada Juni mendatang sebagai bagian dari implementasi program tersebut.

Pemerintah menilai keberadaan pusat pengembangbiakan di luar negeri penting sebagai cadangan genetik. Langkah ini membantu mengantisipasi risiko bencana alam atau wabah penyakit di habitat asli komodo.

Sebagai timbal balik, Jepang akan mengirimkan satwa seperti jerapah dan panda merah ke Indonesia. Pemerintah berharap kerja sama ini dapat meningkatkan kesadaran publik global sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai pemimpin dalam konservasi satwa langka dunia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....