Masalah Infrastruktur di Sumenep Mendominasi di Reses Dewan
- 31 Mar 2026 20:57 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep – Masalah infrastruktur dan kebutuhan dasar masyarakat menjadi keluhan mengemuka yang terungkap dalam serap aspirasi (Reses) DPRD Sumenep. Masyarakat di beberapa daerah pemilihan (dapil) Sumenep umumnya meminta agar infrastruktur khususnya jalan di daerahnya ditingkatkan.
Hal tersebut diketahui melalui laporan reses II DPRD Sumenep yang disampaikan dalam forum dapat Paripurna Dewan, Selasa 31 Maret 2026. Tujuh Fraksi di DPRD Sumenep menyampaikan hasil reses anggotanya bersama konstituennya di dapil masing-masing yang dilaksanakan sebelum lebaran Idul Fitri 1447 H lalu.
"Secara umum temuan dan aspirasi yang dihimpun teman-taman Dewan adalah berkaitan dengan infrastruktur seperti jalan dan jembatan. Ada juga soal kelistrikan khususnya di Kepulauan,” ungkap Ketua DPRD Sumenep, Zaenal Arifin, usai memimpin rapat paripurna reses.
Selain infrastruktur, tambah Zaenal masalah pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan pelayanan publik juga menjadi banyak temuan Dewan melalui kegiatan reses. ”Intinya beragam dan komplek, tapi tentu semuanya sudah di inventarisir oleh anggota bahkan melalui Fraksi-Fraksi,” ujarnya.
Anggota Fraksi PPP, Ahmad Juhari juga mengungkapkan mengenai banyaknya infrastruktur yang rusak baik jalan Kabupaten, poros Kecamatan, maupun Desa. Fraksi PPP mendorong Pemkab menambah anggaran untuk pembangunan infrastruktur. ”Ada banyak infrastruktur yang perlu diprioritaskan perbaikannya. Dan itu hampir merata di semua dapil,” ungkapnya.
Hal yang sama juga disampaikan M. Syukri. Wakil Ketua DPRD dari Fraksi PPP ini meminta infrastruktur khususnya jalan di Kepulauan perlu mendapat perhatian serius Pemerintah Daerah. Menurut dia, potensi Kepulauan mulai kelautan dan perikanan, migas, termasuk pariwisatanya perlu diimbangi dengan infrastruktur yang baik.
”Pembangunan jembatan sebagai jalan penghubung antar Desa juga perlu diperhatikan. Kemudian, masalah jalan masih banyak masyarakat yang mengeluhkan karena tidak ada perbaikan bertahun-tahun,” ungkap Syukri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....