Pemprov PBD Dukung YAPARI Perkuat Peran Kader Cegah HIV/AIDS, TBC dan Malaria
- 06 Okt 2026 12:44 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Sorong - Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya mendukung langkah Yayasan Papua Lestari (YAPARI) memperkuat peran Kader Tangguh ATM dalam memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pencegahan AIDS, Tuberkulosis (TBC), dan Malaria.
Dukungan tersebut disampaikan Wakil Gubernur Papua Barat Daya, Ahmad Nausrauw, S.Pd.I., M.M., saat membuka pelatihan Kader Tangguh ATM di The Belagri Airport, Kota Sorong, Selasa 6 Oktober 2026.
Pelatihan berlangsung selama tiga hari, mulai 6 hingga 8 Oktober 2026, dengan melibatkan 30 peserta dari sejumlah unsur masyarakat.
Ahmad Nausrauw mengatakan, pelatihan Kader Tangguh ATM menjadi bagian penting dalam mendukung upaya pemerintah meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap penyakit menular sekaligus mendorong pola hidup sehat.
Menurutnya, keberadaan kader memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat mengenai pencegahan, penularan, deteksi, dan penanganan AIDS, TBC, serta Malaria.
“Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya mengapresiasi langkah nyata yang dilakukan YAPARI melalui pelatihan ini. Kader memiliki peran penting untuk membantu mengedukasi masyarakat, sehingga kesadaran dan kepedulian terhadap kesehatan dapat terus ditingkatkan,” ujar Ahmad Nausrauw.
Sementara itu, Koordinator Yayasan Papua Lestari, Hilal Achmad, mengatakan penanggulangan AIDS, TBC, dan Malaria tidak dapat dilakukan oleh satu pihak sehingga membutuhkan keterlibatan berbagai pemangku kepentingan.
Menurutnya, pelatihan Kader Tangguh ATM melibatkan tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan pemudi, serta mahasiswa untuk bersama-sama mendukung upaya pencegahan penularan ketiga penyakit tersebut.
“Penanggulangan HIV, Tuberkulosis, dan Malaria ini memang kami tidak bisa bekerja sendiri.
Makanya dengan adanya pelatihan ini kami melibatkan beberapa stakeholder, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, pemudi, dan mahasiswa untuk sama-sama menjalankan program ini sebisa mungkin untuk membebaskan penularan terkait dengan tiga penyakit ini,” ujar Hilal.
Hilal menyebutkan, pelatihan tersebut diikuti 30 peserta dari sejumlah unsur yang diundang oleh penyelenggara.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut merupakan pelatihan pertama yang dilaksanakan di Tanah Papua dalam rangka mendukung program ATM.
Melalui pelatihan yang berlangsung hingga 8 Oktober 2026, Kader Tangguh ATM diharapkan mampu menjadi agen edukasi di tengah masyarakat serta turut mendukung upaya pencegahan dan penanggulangan AIDS, TBC, dan Malaria di Papua Barat Daya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....