Apresiasi dan Catatan, Pansus LKPJ Soroti Anggaran Biro Ortal PBD
- 16 Apr 2026 21:35 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, SORONG — Panitia Khusus (Pansus) LKPJ Gubernur Papua Barat Daya Tahun 2025 memberikan apresiasi atas peningkatan kinerja Biro Organisasi dan Tata Laksana (Ortal).
Namun, di saat yang sama menyoroti keterbatasan anggaran yang dinilai berpotensi menghambat optimalisasi kinerja ke depan.
Hal itu disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Biro Ortal yang berlangsung di Vega Prime Hotel, Kota Sorong, Kamis 16 April 2026, dalam agenda pembahasan LKPJ Gubernur Tahun Anggaran 2025.
Sekretaris Pansus, La Ode Samsir, mengungkapkan bahwa pada pertemuan awal, Biro Ortal belum maksimal dalam menyiapkan data sehingga diminta untuk melakukan pembenahan sebelum kembali mengikuti pembahasan.
“Di jadwal pertama mereka datang, Kepala OPD-nya hadir, tetapi tidak mempersiapkan data-data. Sehingga kami minta untuk dibenahi dan dilengkapi,” ujarnya.
Namun pada pertemuan lanjutan, Biro Ortal menunjukkan perubahan signifikan dengan menghadirkan tim lengkap hingga level Kasubag serta menyajikan data secara komprehensif.
“Tadi mereka hadir lengkap, bukan hanya Kabiro tapi sampai Kasubag-Kasubag. Data yang disampaikan juga lengkap, full tim,” kata Laode.
Ia menjelaskan, pada Tahun Anggaran 2025 Biro Ortal memiliki anggaran sekitar Rp3,8 miliar yang digunakan untuk mendukung penataan organisasi pemerintahan daerah. Peran tersebut dinilai sangat strategis dalam menopang struktur birokrasi.
“Biro Ortal ini ibarat menyiapkan rumah bagi pemerintahan daerah. Mereka siapkan struktur dan sistemnya, nanti OPD lain yang mengisi,” jelasnya.
Meski demikian, La Ode menyoroti penurunan anggaran yang cukup drastis pada tahun 2026 yang hanya berkisar Rp700 juta akibat kebijakan efisiensi. Kondisi ini dinilai menjadi tantangan serius bagi keberlanjutan kinerja Biro Ortal.
Sementara itu, Ketua Pansus, Cartensz I.O Malibela, menyampaikan apresiasi atas perubahan yang ditunjukkan Biro Ortal yang dinilai mampu membalikkan kondisi dari sebelumnya kurang siap menjadi lebih optimal.
“Mereka membalikkan keadaan 180 derajat. Dari awalnya data tidak siap, sekarang mereka hadir dengan kesiapan penuh. Ini patut kita apresiasi,” ujarnya.
Menurutnya, Pansus tetap memberikan catatan penting terkait dukungan anggaran agar kinerja yang sudah baik dapat terus dipertahankan bahkan ditingkatkan.
“Penambahan anggaran menjadi salah satu catatan kami, supaya ke depan mereka bisa lebih optimal,” kata Cartensz.
Ia menegaskan, Pansus bekerja secara objektif dalam mengevaluasi seluruh perangkat daerah, dengan tujuan menghasilkan rekomendasi yang konstruktif terhadap LKPJ Gubernur Tahun 2025.
“Tujuan akhir kami adalah memperbaiki yang kurang dan mempertahankan yang sudah baik. Jadi kita objektif,” tegasnya.
Pansus berharap, kombinasi antara peningkatan kinerja dan dukungan anggaran yang memadai dapat mendorong Biro Ortal menjalankan perannya secara maksimal dalam penataan organisasi pemerintahan di Papua Barat Daya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....