Tak Cukup Andalkan Proyek, Gubernur Dorong Kontraktor OAP Masuk UMKM

  • 11 Apr 2026 18:23 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong - Kepengurusan Perkumpulan Kontraktor Tibilibi OAP Papua Barat Daya, resmi dilantik oleh gubernur Papua Barat Daya, Elisa kambu, di The Luxio Hotel, Kota Sorong. Sabtu 11 April 2026.

Dalam sambutannya Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, menyoroti fenomena banyaknya asosiasi kontraktor Orang Asli Papua (OAP) khususnya di Papua Barat Daya, namun untuk berkumpul dan membentuk asosiasi merupakan hak setiap warga negara yang harus dihormati.

"Kita tidak bisa membatasi hak warga negara untuk berkumpul. Namun, 'lahan' pekerjaan saat ini terbatas, sehingga tidak mungkin membagikan paket proyek kepada semua orang," ujar Elisa Kambu

Mantan Bupati Asmat ini berharap, berbagai kelompok dapat melakukan konsolidasi untuk melihat peluang yang lebih besar, terutama dalam meningkatkan kesejahteraan.

Dirinya menjelaskan kondisi saat ini, membuat penyaluran bantuan atau paket kepada masyarakat menjadi terbatas. Hal ini disebabkan tingginya kebutuhan, sementara ketersediaan bantuan masih terbatas.

"Kondisi saat ini cukup berat karena terlalu banyak organisasi kontraktor, sementara barang yang tersedia terbatas," ungkapnya.

Elisa menegaskan dengan membaca peluang lain, pemerintah terus berkomitmen untuk mendukung penuh anak muda Papua yang ingin mandiri di sektor UMKM, perkebunan, peternakan, hingga perikanan.

"Kami siap mendukung pengusaha OAP jika mereka mau bergerak di bidang UMKM lokal atau peternakan. Jika hanya mengandalkan proyek fisik, bebannya sangat berat bagi pemerintah untuk mendistribusikannya secara merata," tambahnya.

Sementara itu, Ketua Perkumpulan Kontraktor Tibilibi OAP Papua Barat Daya Hendrik H. Mobalen menyambut positif arahan Gubernur, siap untuk mengikuti arahan tersebut dan membuka peluang di berbagai sektor usaha produktif.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak Gubernur atas arahan yang telah disampaikan. Kami siap tetap berada dalam rel pemerintahan dan mendukung pembangunan daerah,” ujarnya.

Hendrik menambahkan bahwa asosiasi akan mulai diarahkan, untuk mengembangkan usaha di luar sektor konstruksi. Menurutnya, langkah ini menjadi peluang baru bagi anggota asosiasi untuk meningkatkan kemandirian ekonomi.

“Apa yang menjadi berkat bagi kami nanti akan kami kelola dan putar menjadi usaha-usaha produktif, sehingga kami juga bisa bersaing dengan pelaku usaha lainnya,” tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....