Bandara Perairan Raja Ampat Terkendala Ketersediaan Pesawat Amfibi

  • 06 Feb 2026 20:28 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Waisai - Rencana pembangunan bandara perairan di Kampung Dabatan, Distrik Misool Selatan, Kabupaten Raja Ampat batal diwujudkan. Bandara yang diproyeksikan dilayani pesawat seaplane atau amfibi ini awalnya ditargetkan bisa beroperasi pada akhir tahun 2025.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Raja Ampat Johannes Benediktus Rayahaan mengatakan pihaknya sudah menemui Direktorat Perhubungan Udara Kementerian Perhubunhan terkait bandara perairan di Dabatan. Namun, pihak Kemenhub masih belum mendapatkan operator atau pihak ketiga yang bisa menyediakan seaplane untuk melayani penerbangan ke Raja Ampat.

"Kami sudah tanyakan ke Direktorat Perhubungan Udara, tapi sampai saat ini masih kesulitan untuk mencari maskapai yang memiliki pesawat khusus untuk bandara perairan," kata dia kepada RRI, Rabu, 4 Februari 2026.

Menurut Johanes, di Indonesia belum banyak maskapai yang memiliki pesawat khusus untuk bandara perairan. Awalnya ada satu maskapai yang berencana menyediakan pesawat untuk melayani penerbangan ke Raja Ampat, tapi hingga saat ini belum ada kejelasan dari pelaku usaha yang bersangkutan.

Johannes menambahkan terkait pembangunan bandara perairan, tidak membutuhkan biaya yang besar dan proses yang lama. Bandara perairan jauh lebih sederhana dibandingkan bandara daratan atau hanya membutuhkan sebesar Rp3 miliar untuk pembangunannya. 

Johannes menilai pembangunan bandara perairan bisa dilakukan oleh kabupaten karena anggaran yang diperlukan tidak benar. Namun, pembangunnua harus mendapat persetujuan terlebih dahulu dari kepala daerah. 

Pada peretengahan tahun lalu, KPK telah memediasi pertemuan antara pemda dengan Kementerian Perhubungan untuk mempercepat realisasi penbangunan bandara perairaran. Rencana pembangunan bandara perairan atau water base airport ini awalnya bertujuan untuk membuka konektivitas ke wilayah Misool yang menjadi salah satu tujuan utama wisatawan. 

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....