Siswi SMPN di Raja Ampat Tampilkan Tari Kreasi
- 03 Feb 2026 05:05 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Waisai - Sejunlah siswi SMPN 14 Raja Ampat menyuarakan penolakan terhadap eksploitasi sumber daya alam melalui gerakan tari yang ditampilkan dalam Festival Sorai Waisai di Pelabuhan Falaya, Kabupaten Ampat. Tari kreasi yang diusung ekstrakurikuler SMPN 14 ini menjadi suara generasi muda Raja Ampat terkait keberadaan tambang nikel dan kebun sawit di wilayah Papua.
Festival Sorai Waisai digelar oleh mahasiswa Universitas Gajah Mada yang sedang mengabdi di Raja Ampat dalam program Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM), Sabtu, 31 Januari 2026. Selain menampilkan tari kreasi, Festival Sorai Waisai juga diisi tari tradisional gale gale yang disuguhkan oleh Sanggar Serbia Raja Ampat.
Siswi SMPN 14 Marly Mambraku menuturkan bahwa tari kreasi ini dibuat sebagai suara anak-anak muda di Raja Ampat yang tidak menginginkan alam Papua yang indah dirusak oleh eksploitasi tambang maupun rencana penanaman pohon sawit. Tambang nikel dan sawit dinilai akan merusak hutan dan laut di Papua, khsusunya di Raja Ampat.
"Tadinya mau membuat tari kreasi biasa. Tapi setelah melihat banyak bermunculan soal isu tambang dan sawit di media sosial, kami tertarik untuk membawakannya dalam tarian dan semua temen setuju," kata dia.
Menurut Marly, kekayaan alam yang ada bukan hanya milik generasi saat ini tapi perlu diwariskan kepada generasi berikutnya. Anak muda Raja Ampat tidak ingin ada pihak luar merusak sumber daya alam karena hutan dan laut yang ada harus bisa dikelola dengan benar agar orang papua bisa berdiri di tanahnya sendiri. "Kami tidak senang kalau tambang nikel dan sawit masuk Raja Ampat. Hutan dan laut pasti rusak," ujarnya.
Kabid Pembinaan dan Pengembangan Sumber Daya Pariwisata Dinas Pariwisata Raja Ampat Klasina Rumbekwan mengapresiasi adanya Festival Sorai Waisai yang digagas mahasiswa KKN UGM. Kegiatan ini dinilai sebagai bentuk promosi dan memperkenalkan tradisi lokal kepada khalayak luas.
Menurut Klasina, festival ini sangat penting untuk melestraikan budaya lokal di tengah arus globalisasi yang semakin deras. Kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan pomosi pariwisata berbasis budaya di Raja Ampat.
Festival Sorai Waisai juga diisi dengan pemaren kerajinan tangan dan produk kuliner UMKM serta pemeriksaan kesehatan gratis bagi pengunjung yang hadir di Pelabuhan Falaya, Distrik Kota Waisai.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....