Cuaca Panas Ekstrem , Dokter Ingatkan Bahaya Dehidrasi dan Serangan Jantung

  • 04 Okt 2026 20:43 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong Selatan – Indonesia memasuki cuaca panas ekstrem pada Oktober 2026. Di beberapa wilayah, suhu udara siang hari tercatat mencapai 35 derajat celcius dengan durasi paparan sinar matahari yang lebih lama.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan potensi cuaca panas masih akan terjadi di sebagian besar wilayah akibat dinamika atmosfer.

Kondisi ini membuat tubuh mengeluarkan lebih banyak keringat. Jika cairan yang hilang tidak segera diganti, risiko dehidrasi akan meningkat.

Dari artikel kesehatan, Dokter PPDS Ilmu Penyakit Dalam, dr.Putu Anisya Purnamasari menjelaskan bahwa heat stroke merupakan kondisi ketika tubuh mengalami gejala meriang tetapi sebenarnya tidak demam disertai kondisi lemah, letih, sulit berkonsentrasi hingga tubuh mengalami dehidrasi.

Kenapa Berbahaya Bagi Jantung ?

Dokter spesialis penyakit dalam juga menjelaskan, saat dehidrasi, darah menjadi lebih kental. Jantung harus bekerja ekstra keras untuk memompa darah. “ Heat stroke dapat membuat tekanan darah turun dan aliran darah melambat. Akibatnya asupan oksigen yang dibawa darah ke sel tubuh terganggu, bisa pusing, sakit kepala hingga tidak sadarkan diri,” jelas. Dr. Putu.

Pada kasus berat suhu tubuh di atas 40 derajat dapat merusak organ vital seperti otak, jantung, ginjal, paru – paru dan hati, bahkan menyebabkan koma hingga kematian.

Tips Dokter

  1. Minum air putih 2-2,5 liter per hari, jangan tunggu haus

  2. Bawa tumbler kemana – mana

  3. Kurangi kopi, teh pekat, hindari minuman energi saat panas terik

  4. Gunakan topi dan hindari aktivitas berat jam 11.00 -15.00

  5. Waspada jika urine gelap, pusing dan jantung berdebar

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....