Susu Sapi vs Susu Kuda: Mana Lebih Sehat Menurut Pakar

  • 19 Agt 2026 08:16 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong Selatan – Konsumsi susu di Indonesia masih didominasi susu sapi. Namun dalam beberapa tahun terakhir, susu kuda mulai banyak diperkenalkan sebagai alternatif dengan berbagai klaim manfaat kesehatan. Lantas mana yang lebih sehat antara susu sapi dan susu kuda ?

Kandungan Gizi Berbeda

Data dari Tabel Komposisi Pangan Indonesia menunjukan perbedaan siginifikan pada kedua jenis susu tersebut.

Dalam 100 mililiter susu sapi terkandung protein 3,2 gram, lemak 3,5 gram, dan kalsium 120 mg. Sementara susu kuda memiliki protein 2,1 gram, lemak 1,2 gram, dan kalsium 80 mg. kadar laktosa pada susu kuda juga lebih tinggi, yaitu 6,2 gram dibandingkan 4,8 gram pada susu sapi.

Ahli Gizi RSCM, dr Rina Wijaya, Sp.GK, menjelaskan perbedaan komposisi tersebut berdampak pada cara tubuh mencernanya. “ Komposisi susu kuda lebih mendekati Air Susu Ibu. Kadar lemaknya rendah dan proteinnya lebih mudah dipecah. Hal ini membuat susu kuda relatif lebih ringan bagi sistem pencernaan,” kata dr. Rina.

Susu Sapi Unggul untuk Tulang dan Otot

Susu sapi hingga kini masih menjadi sumber utama kalsium dan prtotein hewani bagi masyarakat. Sebuah studi yang dimuat dalam Journal of Dairy Science 2024 menunjukan konsumsi susu sapi secara rutin bisa membantu menjaga kepadatan tulang, khususnya pada kelompok usia lanjut.

Guru Besar Nutrisi Pangan IPB, Prof. Ahmad Fauzi, menilai susu sapi masih paling efektif untuk pemenuhan kebutuhan pertumbuhan. “ Jika tujuannya adalah pemenuhan protein dan kalsium dengan harga terjangkau, maka susu sapi masih menjadi pilihan utama. Ketersediaannya juga luas dan harganya stabil,” ujar Prof. Ahmad.

Susu Kuda Alternatif untuk Pencernaan

Di sisi lain susu kuda memiliki keunggulan pada profil lemak dan potensi alergi yang lebih rendah. Penelitian di European Journal of Clinical Nutrition tahun 2023 mencatat sekitar 80 persen anak yang alergi terhadap protein susu sapi dapat mengkonsumsi susu kuda tanpa menimbulkan reaksi.

Selain itu, susu kuda mengandung asam lemak omega –3 dan omega -6 serta senyawa antimikroba alami seperti lisozim. Untuk masyarakat dengan intoleransi laktosa ringan atau alergi protein susu sapi, susu kuda dapat menjadi opsi.

Pakar gizi juga mengingatkan agar masyarakat cermat dalam memilih produk susu. Pastikan produk telah melalui proses pasteurisasi dan memperhatikan kandungan gula tambahan pada kemasan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....