Amalan Doa yang Dianjurkan pada Malam Lailatul Qadr untuk Takdir Terbaik

  • 08 Mar 2026 22:57 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Malam Lailatul Qadr merupakan salah satu malam paling istimewa dalam bulan Ramadan. Dalam ajaran Islam, malam ini disebut lebih baik dari seribu bulan, karena pada saat itulah berbagai ketetapan atau takdir manusia untuk setahun ke depan ditetapkan oleh Allah SWT. Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah, termasuk memperbanyak doa sebagai bentuk penghambaan dan harapan kepada Sang Pencipta.

Doa pada malam Lailatul Qadr tidak hanya menjadi sarana memohon kebutuhan duniawi, tetapi juga kesempatan untuk memperbaiki hubungan dengan Allah, memohon ampunan, serta meminta kehidupan yang lebih baik di masa depan. Berikut beberapa doa yang dianjurkan untuk dipanjatkan pada malam penuh kemuliaan tersebut.

1. Doa Agar Segala Urusan Diperbaiki oleh Allah

Salah satu doa yang dianjurkan adalah memohon agar Allah memperbaiki seluruh urusan kehidupan manusia. Dalam doa ini, seorang hamba mengakui keterbatasannya dan memohon pertolongan langsung kepada Allah agar tidak diserahkan kepada dirinya sendiri walaupun hanya sekejap.

Doa:

اللَّهُمَّ يَا حَيُّ يَا قَيُّومُ، بِرَحْمَتِكَ أَسْتَغِيثُ، أَصْلِحْ لِي شَأْنِي كُلَّهُ، وَلَا تَكِلْنِي إِلَى نَفْسِي طَرْفَةَ عَيْنٍ

Artinya:

“Wahai Dzat yang Maha Hidup dan Maha Berdiri Sendiri, dengan rahmat-Mu aku memohon pertolongan. Perbaikilah seluruh urusanku dan jangan Engkau serahkan aku kepada diriku sendiri walau sekejap mata.”

(HR. An-Nasa’i, Al-Bazzar, dan Al-Hakim)

Doa ini mencerminkan sikap tawakal dan ketergantungan total manusia kepada Allah dalam setiap aspek kehidupannya.

2. Doa Memohon Ampunan Dosa

Salah satu amalan utama pada malam Lailatul Qadr adalah memohon ampunan dosa. Rasulullah SAW bahkan secara khusus mengajarkan doa ini kepada Aisyah RA ketika ia bertanya tentang doa yang sebaiknya dibaca saat malam tersebut.

Doa:

اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي

Artinya:

“Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf dan menyukai pemaafan, maka maafkanlah aku.”

(HR. Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Ahmad)

Doa ini menegaskan bahwa inti dari malam Lailatul Qadr adalah penghapusan dosa serta permohonan ampunan kepada Allah.

3. Doa Agar Dipertemukan dengan Pasangan dan Keturunan Terbaik

Bagi banyak orang, kebahagiaan keluarga merupakan bagian penting dari kehidupan. Al-Qur’an mengajarkan doa agar seseorang diberikan pasangan dan keturunan yang menjadi penyejuk hati serta membawa kebaikan dalam kehidupan.

Doa:

رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا

Artinya:

“Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami pasangan dan keturunan kami sebagai penyejuk hati, dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa.”

(QS. Al-Furqan: 74)

Doa ini menunjukkan bahwa keluarga yang baik bukan hanya tentang kebahagiaan dunia, tetapi juga tentang membangun generasi yang bertakwa.

4. Doa Agar Diberikan Husnul Khatimah

Setiap manusia tentu berharap dapat mengakhiri hidupnya dalam keadaan terbaik. Karena itu, memohon husnul khatimah menjadi salah satu doa penting yang dapat dipanjatkan pada malam Lailatul Qadr.

Doa:

اللَّهُمَّ اجْعَلْ خَيْرَ عُمُرِي آخِرَهُ، وَخَيْرَ عَمَلِي خَوَاتِيمَهُ، وَخَيْرَ أَيَّامِي يَوْمَ أَلْقَاكَ فِيهِ

Artinya:

“Ya Allah, jadikanlah sebaik-baik umurku pada akhirnya, sebaik-baik amalanku pada penutupnya, dan sebaik-baik hariku saat aku bertemu dengan-Mu.”

(HR. Ibnu Abi Syaibah dan Ath-Thabrani)

Doa ini mengingatkan bahwa keberhasilan hidup dalam Islam diukur dari bagaimana seseorang menutup kehidupannya dengan kebaikan.

5. Doa Sapu Jagat

Doa ini dikenal luas sebagai doa yang mencakup berbagai kebutuhan manusia, baik di dunia maupun di akhirat. Karena maknanya yang menyeluruh, doa ini sering dianjurkan untuk dibaca dalam berbagai kesempatan, termasuk pada malam Lailatul Qadr.

Doa:

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Artinya:

“Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, serta lindungilah kami dari azab neraka.”

(QS. Al-Baqarah: 201)

Doa ini menggambarkan keseimbangan antara kebutuhan dunia dan keselamatan di akhirat.

Memaksimalkan Doa di Malam Lailatul Qadr

Malam Lailatul Qadr diyakini terjadi pada sepuluh malam terakhir Ramadan, terutama pada malam-malam ganjil. Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah seperti shalat malam, membaca Al-Qur’an, berdzikir, serta memanjatkan doa dengan penuh keikhlasan.

Pada malam yang penuh keberkahan ini, doa menjadi salah satu bentuk ibadah yang sangat dianjurkan. Melalui doa, seorang hamba menyampaikan harapan, penyesalan, dan keinginannya kepada Allah, seraya berharap mendapatkan takdir terbaik dalam kehidupan yang akan datang.

Rekomendasi Berita