Berkah Ramadan, Usaha Parcel di Lovina Kebanjiran Pesanan
- 08 Mar 2026 10:52 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Bulan Ramadan membawa berkah bagi pelaku usaha parcel di kawasan Lovina, Desa Kaliasem, Kabupaten Buleleng. Usaha Nayaka Seserahan milik Rizky Elisia Sandra atau yang akrab disapa Kiki bahkan kebanjiran pesanan hingga ratusan paket.
Awalnya, Kiki hanya menjalankan usaha seserahan untuk kebutuhan pernikahan. Namun melihat peluang saat Ramadan yang berdekatan dengan Hari Raya Nyepi tahun ini, ia mencoba membuka pemesanan parcel dengan dua tema sekaligus.
Hasilnya, minat masyarakat cukup tinggi. Hingga awal Maret 2026, pesanan parcel yang masuk telah mencapai sekitar 120 paket dan diperkirakan masih terus bertambah hingga penutupan pemesanan.
“Awalnya usaha saya memang fokus di seserahan. Tapi karena Ramadan dan Nyepi waktunya berdekatan, saya coba buka parcel dan ternyata peminatnya banyak sekali,” ujar Kiki, Minggu 8 Maret 2026.
Ia menjelaskan, sebagian besar pesanan datang dari warga sekitar Buleleng. Bahkan ada pelanggan yang memesan dalam jumlah banyak untuk dibagikan kepada kerabat maupun rekan kerja.
“Kadang satu orang bisa pesan sampai 20 parcel. Biasanya untuk dibagikan ke kerabat atau teman,” ucapnya.
Pemasaran produk dilakukan melalui media sosial, khususnya akun Instagram Nayaka Seserahan. Dari promosi tersebut, pesanan terus berdatangan baik dari pelanggan lama maupun pembeli baru.
Kiki menyediakan berbagai pilihan parcel dengan isi yang dapat disesuaikan permintaan pelanggan. Mulai dari makanan ringan hingga perlengkapan sembahyang dapat dimasukkan dalam paket sesuai kebutuhan.
Harga parcel yang ditawarkan juga cukup terjangkau. Paket paling kecil dibanderol mulai Rp80 ribu, sementara paket lainnya berkisar Rp100 ribu hingga lebih dari Rp200 ribu tergantung isi parcel.
Meski permintaan meningkat, ia mengaku masih menghadapi tantangan dalam penyediaan bahan baku. Beberapa perlengkapan seperti keranjang parcel bahkan harus didatangkan dari Pulau Jawa karena sulit ditemukan di wilayah Buleleng.
“Kesulitannya ada di bahan baku seperti keranjang dan plastik parcel yang harus dipesan dari Jawa. Kalau sudah musim Ramadan seperti sekarang sering harus berebut stok,” katanya.
Dirinya berharap usaha yang dijalankannya dapat terus berkembang sekaligus membantu masyarakat yang ingin berbagi parcel kepada keluarga dan kerabat selama Ramadan.