Kurir Ditodong Senapan Angin, Warga Panji Dilaporkan Polisi
- 18 Feb 2026 13:06 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Seorang kurir barang menjadi korban penodongan senapan angin di Desa Panji, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, Sabtu 14 Februari 2026 sekitar pukul 18.00 WITA. Insiden itu terjadi saat korban berhenti sejenak untuk mencari alamat rumah konsumen. Peristiwa tersebut kini ditangani Polres Buleleng.
Korban diketahui bernama I Komang Dedi Suriantika (30), warga Desa Banyuseri. Ia nyaris terkena tembakan senapan angin hanya karena persoalan parkir di pinggir jalan. Saat itu korban mengantar barang menggunakan dua unit mobil dan sempat berhenti di sebuah persimpangan.
Kasi Humas Polres Buleleng IPTU Yohana Rosalin Diaz membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan, korban berhenti untuk memastikan lokasi tujuan sebelum melanjutkan perjalanan.
“Korban saat itu berhenti untuk bertanya dan memastikan lokasi rumah konsumen. Namun ada warga yang merasa terganggu dengan posisi kendaraan tersebut,” ujarnya, Rabu, 18 Februari 2026.
Warga yang dimaksud berinisial K (45), alamat Desa Panji, Kecamatan Sukasada. Ia disebut membunyikan klakson berulang kali dan meneriaki korban agar tidak berhenti di tengah jalan. Adu mulut singkat terjadi sebelum korban memilih melanjutkan perjalanan ke rumah konsumen.
Namun beberapa menit kemudian situasi berubah. “Setelah korban tiba di rumah konsumen, terlapor bersama anaknya mendatangi lokasi dengan membawa senapan angin/gas. Senjata tersebut kemudian diarahkan ke kepala korban,” ungkap IPTU Yohana.
Korban sempat menghindar saat pelatuk ditekan dan peluru dilaporkan mengenai bagian rambutnya. Ia berusaha merebut senjata tersebut hingga akhirnya berhasil menendang senapan angin itu sampai patah. “Terlapor sempat mengatakan ingin membunuh korban,” tambah IPTU Yohana.
Usai kejadian, korban masuk ke rumah konsumen untuk menyelamatkan diri. Mediasi sempat dilakukan oleh Kepala Desa Panji dan Bhabinkamtibmas setempat, namun korban menolak berdamai karena merasa trauma. Kasus ini telah dilaporkan ke Polres Buleleng dan Sat Reskrim masih melakukan pendalaman serta pemeriksaan terhadap pihak terkait.