Bisnis Laundry Tak Pernah Kering Sepanjang Musim
- 06 Mar 2026 15:16 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Usaha laundry di Kota Singaraja terus menunjukkan perkembangan yang menjanjikan. Di tengah kesibukan masyarakat serta meningkatnya jumlah mahasiswa dan pekerja di kawasan Buleleng, jasa cuci pakaian menjadi salah satu peluang usaha yang tak pernah sepi pelanggan.
Sejumlah pelaku usaha laundry di Singaraja mengaku permintaan jasa cuci pakaian tetap stabil sepanjang tahun. Bahkan saat musim hujan, jumlah pelanggan justru meningkat karena banyak warga kesulitan menjemur pakaian di rumah.
Siti Halimah, pengelola usaha laundry di kawasan Jl. Kapten Muka Singaraja mengungkapkan bahwa sebagian besar pelanggannya berasal dari mahasiswa, pekerja, serta penghuni rumah kos. Kehadiran beberapa perguruan tinggi di sekitar wilayah ini turut mendukung berkembangnya bisnis laundry.
"Alhamdulillah laundry kita selalu ramai, saat musim hujan kalau peningkatan iya ada, tapi gak terlalu banyak," ucapnya kepada RRI, Jumat 6 Maret 2026.
Singaraja juga dikenal sebagai kota pendidikan di wilayah utara Bali. Banyaknya mahasiswa pendatang membuat kebutuhan jasa laundry semakin tinggi karena tidak semua tempat tinggal dilengkapi mesin cuci atau area jemur yang memadai. Untuk itu usaha laundry-nya menyediakan fasilitas layanan lengkap mulai cuci setrika hingga cuci sepatu dan helm.
"Kita melayani jasa cuci setrika, cuci boneka, cuci helm, cuci sepatu, cuci tas," katanya.
Selain itu, faktor gaya hidup praktis turut mendorong masyarakat memilih menggunakan jasa laundry. Dengan tarif yang relatif terjangkau, pelanggan dapat menghemat waktu dan tenaga untuk mencuci serta menyetrika pakaian.
"Untuk tarifnya cuci komplit 2 sampai 3 hari 6 ribu-5 ribu per kilo. Selain itu juga ada layanan paket VIP 3 jam seharga Rp15.000, express 6 jam Rp10.000 dan kilat 24 jam Rp7.000," ucapnya menambahkan.
Meski persaingan antar pelaku usaha cukup ketat, para pengusaha laundry tetap optimistis bisnis ini akan terus berkembang. Mereka pun berupaya meningkatkan kualitas layanan, seperti pengerjaan lebih cepat, rapi dan bersih serta layanan antar jemput gratis.
"Kita tetap jaga kualitas setrikaan rapi, packing rapi dan bersih, kepuasan pelanggan adalah yang paling utama. Untuk layanan antar jemput gratis kalau dekat, kalau jauh minimal dihitung 3 kilo," ujarnya.

Dengan kebutuhan yang terus ada setiap hari, bisnis laundry di Singaraja dinilai menjadi salah satu usaha rumahan yang mampu bertahan sepanjang musim. Bahkan bagi sebagian warga, usaha ini menjadi sumber penghasilan utama yang cukup menjanjikan di tengah dinamika ekonomi daerah.