Waspada Investasi Bodong, Masyarakat Diminta Tidak Tergiur Janji untung Besar
- 09 Mar 2026 22:33 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja – Masyarakat diimbau lebih berhati-hati dalam memilih produk investasi dan tidak mudah tergiur dengan tawaran keuntungan besar dalam waktu singkat. Pasalnya, investasi dengan imbal hasil tidak wajar berpotensi merupakan praktik penipuan.
Praktisi investasi Kartika Ningsih mengatakan, saat ini masih banyak masyarakat yang terjebak investasi bodong karena tergoda janji keuntungan tinggi.
“Tidak ada investasi yang bisa menjanjikan keuntungan sampai 100 persen dalam waktu cepat. Kalau ada yang menawarkan seperti itu, masyarakat harus sangat berhati-hati,” ujarnya.
Menurutnya, fenomena investasi yang sedang marak di kalangan anak muda juga perlu disikapi dengan bijak. Banyak investor pemula yang mulai membeli saham hanya karena ikut-ikutan tren atau fenomena fear of missing out (FOMO).
Padahal, investasi saham memiliki risiko tinggi dan memerlukan pemahaman yang baik mengenai kondisi pasar serta kinerja perusahaan.
“Kalau ingin berinvestasi saham, kita harus memantau pergerakan harga dan memahami kapan waktu yang tepat untuk membeli dan menjual,” ujarnya.
Selain saham, investasi emas juga sedang menjadi tren di masyarakat. Namun ia mengingatkan agar masyarakat berhati-hati dalam memilih platform pembelian emas, khususnya emas digital.
Kartika mencontohkan fenomena yang terjadi di luar negeri, di mana sejumlah nasabah mengalami kesulitan menarik emas digital karena tidak tersedia emas fisik sebagai jaminan.
“Kalau ingin lebih aman, masyarakat bisa memilih emas fisik seperti logam mulia. Tetapi investasi emas ini biasanya cocok untuk jangka panjang,” katanya.
Ia mengatakan bahwa kunci utama dalam berinvestasi adalah memahami tujuan keuangan dan memilih instrumen yang sesuai dengan profil risiko.
Menurutnya, investasi seharusnya menjadi cara untuk mengelola uang agar terus berkembang, bukan sekadar mengikuti tren.
“Jangan hanya kita yang bekerja untuk mendapatkan uang. Uang kita juga harus bekerja untuk kita melalui investasi yang tepat,” ujarnya.