ASDP Siagakan 55 Kapal di Gilimanuk untuk Angkutan Lebaran
- 10 Mar 2026 12:54 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Negara — Menjelang arus mudik Lebaran, pengelola penyeberangan di Pelabuhan Gilimanuk menyiapkan puluhan armada kapal untuk melayani pemudik yang akan menyeberang dari Bali menuju Jawa.
Pengelola pelabuhan, PT ASDP Indonesia Ferry, menyiagakan sebanyak 55 kapal untuk melayani lintasan Pelabuhan Gilimanuk menuju Pelabuhan Ketapang selama masa angkutan Lebaran tahun ini.
Manager Usaha ASDP Gilimanuk, Didi Juliansyah, Selasa, 10 Maret 2026 mengatakan puluhan kapal tersebut akan dioperasikan dengan sejumlah pola operasi sesuai kondisi kepadatan penumpang dan kendaraan di pelabuhan. Menurutnya, pola operasi yang diterapkan meliputi pola normal, padat, hingga sangat padat. Penyesuaian ini dilakukan untuk memastikan arus penyeberangan tetap lancar selama periode mudik.
“Sebanyak 55 kapal kami siapkan untuk angkutan Lebaran tahun ini. Tidak ada penambahan kapal berukuran besar di lintasan ini, sehingga kami mengoptimalkan armada yang ada,” ujar Didi.
Ia menambahkan, apabila terjadi lonjakan penumpang, pihaknya akan melakukan percepatan proses bongkar muat kapal serta menambah jumlah kapal yang beroperasi pada setiap pola layanan. ASDP juga memprediksi puncak arus mudik akan terjadi sekitar empat hari sebelum Lebaran, yakni pada 16 Maret 2026. Sementara puncak arus balik diperkirakan berlangsung lima hari setelah Lebaran atau sekitar 26 Maret 2026.
Selain itu, masyarakat diimbau merencanakan perjalanan lebih awal. Hal ini karena pada 18 Maret 2026 akan berlangsung rangkaian prosesi Hari Raya Nyepi di Bali, yang dilanjutkan dengan perayaan Hari Raya Nyepi pada 19 Maret 2026.
Penutupan aktivitas di Bali saat Nyepi juga berdampak pada operasional penyeberangan di Gilimanuk. Karena itu, pemudik diharapkan tidak menunda perjalanan agar tidak terjebak antrean panjang ataupun tertahan di Pelabuhan Ketapang saat penyeberangan ditutup sementara.