Tarian Penjemputan Pejabat : Simbol Penghargaan dan Pelestarian Budaya
- 12 Mar 2025 16:33 WIB
- Serui
KBRN,Serui:Tarian Adat Dansa Wiye kerap kali mengisi setiap acara, kegiatan penjemputan pejabat, tamu yang datang ke suatu tempat Taria Wiye Dansa sebagai bentuk penghormatan kepada tamu penting, termasuk pejabat pemerintah.
Tarian ini juga dibawakan oleh masyarakat Papua baik laki maupun perempuan, dalam tim ini ada yang bertugas memukul tifa biasanya di lakukan kaum pria dewasa dan anak,juga dilakukan kaum perempuan. Sementara perempuan sebagai penari, yang menarikan dansa atau tarian dengan di iringi nyanyian Bewi atau Anuai sebagai bentuk penyambutan kepada tamu penting, untuk menunjukkan keramahan dan kesopanan masyarakat adat Papua.
Tarian Dansa Salam juga merupakan bentuk pengungkapan identitas budaya masyarakat adat Papua, untuk menunjukkan kekayaan dan keunikan budaya mereka.
Tarian ini juga dapat membantu mengembangkan hubungan antara masyarakat adat Papua dan pejabat pemerintah, serta memperkuat kerjasama dan komunikasi antara kedua belah pihak.
Dalam tarian ini memiliki makna dan simbol tersendiri yang mengandung arti penting seperti gerakan tangan dengan berbagai bentuk sesuai dengan adat istiadat setiap suku di Papua.
Busana yang digunakan dalam tarian ini memiliki makna simbolis, seperti busana yang melambangkan kekayaan dan keunikan budaya, masyarakat Papua.
Dengan demikian, Tarian Dansa yang kerap kali di lakukan merupakan bentuk penghormatan, penyambutan, dan pengungkapan identitas budaya masyarakat adat Papua, yang memiliki makna simbolis yang mendalam dan kaya.
Tarian ini masih terus di pertahankan masyarakat Yapen seperti halnya di lakukan masyarakat kampung menawi saat penjemputan Bupati Benyamin Arisoy dan Ketua DPRK Yapen Ebson Sembai pada Rabu (12/3/2025)
Di harapkan tarian dansa penjemputan ini terus di pertahankan dan lestarikan sebagi warisan budaya masyarakat Papua .