Usaha Pembuatan Batik Papua Mulai di Minati
- 19 Jan 2026 08:01 WIB
- Serui
RRI.CO.ID.Serui - Setelah mengikuti pelatihan membatik yang dilaksanakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan KB Kabupaten Kepulauan Yapen pada tahun 2025, kini usaha tersebut mulai digeluti oleh Elis Ayomi bersama rekan-rekannya di Kampung Barawaikap, Distrik Yapen Selatan.
Berbagai motif khas Papua, seperti ukiran Papua, burung cenderawasih, serta motif tradisional lainnya, dituangkan ke dalam selembar kain dan dirancang menjadi karya batik yang memiliki nilai seni dan budaya tinggi.
Elis Ayomi mengakui bahwa usaha membatik yang saat ini dijalani bersama beberapa rekannya masih bersifat terbatas. Ke depannya, apabila seluruh proses telah matang, hasil karya tersebut akan dipromosikan kepada masyarakat luas.
“Untuk saat ini kami masih dalam tahap belajar, sesuai dengan ilmu yang kami peroleh melalui pelatihan membatik dari Dinas Pemberdayaan Perempuan. Kami memang sudah membuat beberapa kain batik, namun masih sebatas contoh dan belum diproduksi secara luas,” ujar Elis Ayomi, Senin 19 Januari 2026.
Dalam proses pembuatan batik dibutuhkan ketekunan, kesabaran, serta fasilitas pendukung yang memadai. Elis Ayomi mengungkapkan bahwa sebagian fasilitas yang digunakan saat ini merupakan bantuan dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan KB Kabupaten Kepulauan Yapen, sementara sisanya disediakan secara mandiri bersama rekan-rekannya.
Ia berharap ke depan dapat tersedia fasilitas berupa bangunan khusus yang dapat digunakan sebagai tempat produksi sekaligus ruang pamer hasil karya batik.
“Harapan kami bukan hanya fasilitas membatik, tetapi juga adanya bangunan khusus agar kami lebih leluasa bekerja sekaligus memamerkan hasil karya batik yang kami buat,” tambahnya.
Elis Ayomi juga menjelaskan bahwa saat ini aktivitas membatik masih dilakukan di halaman depan rumahnya. Meski terdapat lokasi lain yang telah disediakan, tempat tersebut masih memerlukan perbaikan, salah satunya pada bagian atap seng yang mengalami kerusakan.