Peternak Ayam Petelur Keluhkan Mahalnya Pakan Ayam

  • 25 Jan 2025 17:44 WIB
  •  Serui

KBRN, Serui: Peternak ayam petelur di Kabupaten Kepulauan Yapen keluhkan harga pakan ayam yang mahal di Serui. Kenaikan pakan ayam menjadi masalah dan tantangan bagi peternak dalam menjaga kestabilan usaha dengan tekanan biaya operasional yang tinggi.

Martina Ema Wamear seorang peternak ayam petelur di Kampung Aitiri, Distrik Angkaisera Kabupaten Kepulauan Yapen mengatakan telah mendapat bantuan ayam dari Dinas Pertanian sebanyak 300 ekor ayam petelur. Pemberian pakan pada ternak ayam sebanyak dua kali dalam sehari, yaitu pagi dan sore hari, sementara pakan ayam 50 kg/satu karung harganya mencapai Rp 450rb . Sabtu (25/1/2025)

" Harga pakan ayam harganya Rp 450rb per karung, sementara kami butuhkan pakan ayam seminggu 3 karung, sehingga untuk 4 minggu, 12 di kalikan harga pakan Rp 450rb. Maka total uang pembelian pakan ayam mencapai Rp 5jt 400rb," ujar Ema Wamear.

Dijelaskan Ema Wamear kesulitan terbesar peternakan ayam petelur adalah pakan, karena pakan di datangkan dari luar Serui. Dan ketika kapal terlambat masuk maka berpengaruh terhadap produktivitas telur ayam, karena produksi ayam petelur bisa lancar tergantung dari pakan yang di berikan.

"Ayam petelur produksinya tergantung juga dari makanan yang di berikan, ketika pakannya habis ayam tidak bisa produksi dengan baik. Dan biasanya 270 butir telur untuk 9 rak, bisa mengalami penurunan sampai 6 rak, sehingga kami berharap Pemda Yapen memberikan subsidi untuk pakan ayam, agar memudahkan kami peternak ayam di Yapen," Ungkap Ema Wamear.

Ema Wamear mengatakan peternak ayam berharap adanya intervensi Pemda Yapen, untuk menstabilkan harga pakan. Sehingga memudahkan mereka sebagai peternak ayam petelur, karena produksi telur ayam bergantung juga dari pakan yang di berikan.

Peternak dapat mempertahankan produksi telur ayam lokal secara optimal, demi memenuhi kebutuhan masyarakat akan telur. Hingga mengurangi pasokan telur yang di datangkan dari luar Serui, dan masyarakat dapat mengkonsumsi telur lokal yang segar dengan harga yang relatif murah.

Rekomendasi Berita