KONI Kubar Bakal Ajukan Diri Jadi Tuan Rumah Porprov Kaltim 2030
- 31 Mei 2026 06:51 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Sendawar – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kutai Barat berencana mengajukan diri sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur 2030. Wacana tersebut mulai disampaikan Ketua KONI Kutai Barat, Alsiyus, saat melakukan kunjungan ke sejumlah cabang olahraga dalam rangka memetakan kesiapan dan kebutuhan pembinaan atlet daerah.
Saat meninjau latihan Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Kutai Barat di Danau Wisata Hemaq Beniung, Kampung Juaq Asa, Kecamatan Barong Tongkok, Jumat 29 Mei 2026, Alsiyus mengatakan menjadi tuan rumah Porprov merupakan peluang besar untuk mempercepat pembangunan olahraga di Kutai Barat.
“Kami berharap ada dukungan dari semua pihak, termasuk pemerintah daerah, DPRD, dunia usaha, dan masyarakat agar Kutai Barat bisa menjadi tuan rumah Porprov Kaltim 2030,” katanya.
Menurut Alsiyus, kesempatan menjadi tuan rumah tidak datang setiap saat. Karena itu, Kutai Barat perlu mulai mempersiapkan diri sejak sekarang, baik dari sisi sarana olahraga, pembinaan atlet, maupun infrastruktur pendukung.
“Itu suatu kebanggaan. Karena kalau kita tidak ambil bagian di 2030 sebagai tuan rumah Porprov, maka kita akan tunggu 40 tahun lagi. Itu sangat disayangkan, lama sekali itu,” ujarnya.
Ia menilai penyelenggaraan Porprov tidak hanya berdampak pada peningkatan prestasi olahraga, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui sektor pariwisata, UMKM, transportasi, dan jasa.
“Ini akan menjadi kebanggaan bagi masyarakat Kutai Barat. Selain olahraga berkembang, sektor ekonomi juga akan bergerak,” ujarnya.
Alsiyus mengatakan salah satu lokasi yang memiliki potensi untuk mendukung pengembangan olahraga adalah kawasan Danau Wisata Hemaq Beniung yang selama ini menjadi pusat latihan atlet arung jeram Kutai Barat.
Menurutnya, kawasan tersebut dapat dikembangkan menjadi wisata olahraga yang mendukung kegiatan kompetisi maupun pembinaan atlet di masa depan.
“Tempat ini sangat bagus dan memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai wisata olahraga,” katanya.
Namun demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah yang perlu diselesaikan, terutama terkait sarana dan prasarana olahraga serta akses menuju beberapa lokasi latihan atlet.
Karena itu, KONI Kutai Barat mulai melakukan pemetaan kebutuhan setiap cabang olahraga agar dapat menjadi dasar penyusunan program pengembangan olahraga jangka panjang.
“Saya minta dukungan DPRD, Bupati Kutai Barat dan pemerintah daerah supaya Kutai Barat di tahun 2030 bisa menjadi tuan rumah Porprov. Saya mohon doa, mohon dukungan semua masyarakat Kutai Barat,” ucap Alsiyus.
Anggota DPRD Kutai Barat, Adrianus, juga menyatakan dukungannya terhadap rencana Kutai Barat menjadi tuan rumah Porprov Kaltim 2030. Menurutnya, momentum tersebut dapat menjadi pendorong percepatan pembangunan olahraga dan peningkatan prestasi atlet daerah.
“Kami di DPRD siap mendukung kebijakan yang bertujuan memajukan olahraga Kutai Barat. Menjadi tuan rumah Porprov tentu akan menjadi kebanggaan bagi daerah,” katanya.
Ia berharap seluruh pemangku kepentingan dapat berkolaborasi untuk mewujudkan cita-cita tersebut. Adrianus optimistis, dengan semangat kebersamaan dan dukungan yang kuat, Kutai Barat memiliki peluang menjadi tuan rumah Porprov Kaltim 2030.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....