Adrianus Bakal Gantikan FX Sumardi Sebagai Ketua Federasi Arung Jeram Kubar

  • 30 Mei 2026 03:55 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Sendawar – Anggota DPRD Kutai Barat, Adrianus, disebut bakal menggantikan FX Sumardi sebagai Ketua Umum Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Kutai Barat pada kepengurusan mendatang. Sementara itu, FX Sumardi dikabarkan akan memimpin Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kutai Barat.

Pergantian kepengurusan tersebut disampaikan langsung oleh FX Sumardi saat menghadiri kunjungan Ketua KONI Kutai Barat bersama jajaran pengurus ke lokasi latihan atlet arung jeram di Danau Wisata Hemaq Beniung, Kampung Juaq Asa, Kecamatan Barong Tongkok, Jumat 29 Mei 2026.

“Minggu depan kita akan syukuran pergantian ketua umum FAJI di Hemaq Beniung, base camp arung jeram Kutai Barat,” kata Sumardi.

Meski tidak lagi memimpin FAJI Kubar, Sumardi tetap optimistis tim arung jeram Kutai Barat mampu mempertahankan prestasi pada Porprov Kalimantan Timur 2026 di Kabupaten Paser, November mendatang. Optimisme itu didasari capaian FAJI Kubar yang sukses menjadi juara umum pada babak kualifikasi Porprov Kaltim.

Bahkan sebelumnya, FAJI Kutai Barat juga berhasil keluar sebagai juara umum pada Porprov Kaltim 2022 di Kabupaten Berau dengan raihan 11 medali emas dari 16 nomor pertandingan.

“Kami berharap prestasi ini bisa terus dipertahankan untuk kebanggaan Kutai Barat,” ujar FX Sumardi.

Sementara itu, calon Ketua FAJI Kutai Barat, Adrianus, mengaku siap melanjutkan pembinaan atlet dan mempertahankan tradisi prestasi cabang olahraga arung jeram apabila dipercaya memimpin organisasi tersebut.

“FAJI Kutai Barat ini salah satu cabang olahraga pendulang emas bagi daerah. Jadi tentu ada beban moral bagaimana minimal mempertahankan prestasi, kalau bisa lebih baik lagi,” katanya.

Adrianus menilai keberhasilan FAJI Kutai Barat selama ini tidak lepas dari kerja keras pengurus dan pelatih sebelumnya dalam membangun pembinaan atlet secara berkelanjutan. Menurutnya, regenerasi atlet juga berjalan cukup baik karena banyak generasi muda yang tertarik bergabung dan rutin mengikuti latihan.

“Pembinaan yang dilakukan pengurus sebelumnya sangat luar biasa. Regenerasi atlet juga terus berjalan,” ujarnya.

Wakil rakyat asal Kampung Juaq Asa, yang juga menjadi pusat latihan arung jeram Kutai Barat itu menegaskan, akan berupaya memperkuat pembinaan atlet dengan memaksimalkan dukungan dari pemerintah daerah, KONI, DPRD, hingga pihak swasta apabila nantinya dipercaya memimpin FAJI Kubar.

Ia juga menyoroti pentingnya perhatian terhadap bonus atlet dan fasilitas latihan agar atlet-atlet berprestasi tetap bertahan membela Kutai Barat.

“Jangan sampai atlet kita pindah ke daerah lain karena perhatian dan bonus di luar lebih besar,” katanya.

Ketua KONI Kutai Barat, Alsiyus, turut mengapresiasi konsistensi prestasi FAJI Kutai Barat yang dinilai tetap mampu bersaing di tengah keterbatasan sarana dan anggaran.

Menurutnya, KONI Kutai Barat akan memberikan dukungan lebih besar terhadap cabang olahraga arung jeram menjelang Porprov 2026.

“Kita akan support anggaran lebih besar dan mencari dukungan tambahan melalui CSR perusahaan,” katanya.

Dengan regenerasi atlet yang terus berjalan serta dukungan berbagai pihak, FAJI Kutai Barat optimistis tetap menjadi salah satu kekuatan utama olahraga Kutai Barat pada Porprov Kaltim 2026.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....