Tancap Gas usai Dilantik, Ketua KONI Kubar Alsiyus Langsung Sambangi Cabor
- 25 Mei 2026 05:23 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Sendawar – Usai dilantik pada 12 Mei 2026 menggantikan Agus Herawan yang mengundurkan diri, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) kabupaten Kutai Barat (Kubar) yang baru, Alsiyus, langsung bergerak cepat.
Meski baru sepekan lebih mengemban amanah, Alsiyus langsung "tancap gas" menggelar road show atau maraton kunjungan ke sejumlah lokasi latihan cabang olahraga (cabor) demi mematangkan persiapan menjelang pekan olahraga provinsi (Porprov) Kaltim yang akan digelar November mendatang.
Langkah taktis ini diambil karena Alsiyus sadar betul akan agenda besar dan tanggung jawab yang dipercayakan kepadanya. Sebelum turun ke lapangan, ia telah memimpin rangkaian rapat kerja, konsolidasi internal, hingga rapat koordinasi bersama pengurus cabor di Kutai Barat.
Terbaru, pada Minggu 24 Mei 2026, Alsiyus mendatangi lokasi latihan cabor biliar di Rumah Biliar 99, Jalan Dua Jalur, Kelurahan Simpang Raya, Kecamatan Barong Tongkok. Di sana, ia melihat langsung proses latihan, bahkan sempat mencoba bermain biliar bersama para atlet menggunakan sarana yang ada.
"Saya ingin melihat langsung kesiapan seluruh cabor sekaligus memotivasi mereka jelang Porprov. Visi kita adalah pembinaan atlet sejak usia dini dengan pola latihan yang terprogram dengan baik. Sukses pembinaan, sukses regenerasi, dan sukses prestasi," ujar Alsiyus penuh semangat.
Selain cabor biliar, sejumlah lokasi latihan cabor lain yang telah didatangi Alsiyus dalam sepekan ini meliputi arena voli pantai di Mentiwan dan Melak, yang kini dilatih oleh mantan atlet nasional bersertifikasi internasional, Putu Dini Jasita Utami.

Ia juga meninjau langsung latihan atlet panahan di GOR Desnan, serta menyambangi atlet dan pelatih cabor bergengsi triathlon yang dibina langsung oleh anggota TNI Angkatan Udara dari Lanud Balikpapan di Kutai Barat.
Tidak hanya cabor terukur, Alsiyus juga turun menyaksikan langsung bibit-bibit atlet futsal dalam pertandingan antar-sekolah, sekaligus menghadiri pemilihan dan pelantikan pengurus Asosiasi Futsal Kabupaten (Afkab) Kubar pada akhir pekan kemarin.
Sebagai bukti keseriusan dalam membangun olahraga secara modern, kepengurusan KONI yang baru ini aktif mengumumkan berbagai kegiatannya melalui kanal media sosial. Hal ini dilakukan sebagai bentuk transparansi hasil kerja KONI, sekaligus mendorong semua cabor agar aktif berkolaborasi, memperkuat latihan, dan matang mempersiapkan jadwal event.
“Saya ingin semua pengurus Cabor menunjukan hasil kegiatannya kepada public, sebagai bentuk tanggungjawab kita kepada Masyarakat dan pemerintah. Terutama kita ingin memotivasi generasi muda supaya mereka bisa ikut terlibat jadi atlet sejak usia dini,” katanya.
Perjuangkan Kenaikan Bonus Atlet yang Mandek 10 Tahun lebih
Langkah gebrakan Alsiyus tidak berhenti di lapangan saja. Guna mendongkrak motivasi para pahlawan olahraga Kubar, ia bergerak secara birokrasi dengan melayangkan surat resmi kepada pimpinan DPRD Kutai Barat untuk mengadakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait peninjauan bonus atlet.
"Kita minta supaya nilai bonus atlet untuk Porprov maupun event lainnya dinaikkan sebagai bentuk motivasi. Apalagi, nilai bonus atlet ini tercatat belum pernah naik selama 10 tahun lebih," ucapnya.
Alsiyus juga telah melakukan diskusi panjang dengan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kubar, Gamas Laden. Pertemuan tersebut membahas persiapan sarana prasarana olahraga hingga menginisiasi program Car Free Day (CFD) di kompleks perkantoran Pemkab Kubar yang rencananya akan diluncurkan dalam waktu dekat.
“Kami sudah diskusi dengan Pak Kadispora supaya ada car free day setiap akhir pekan. Dan saya akan mendorong semua Cabor kita olahraga bersama masyarakat di alun-alun Pemkab,” ujarnya.
Pendekatan Tanpa Beban Target Medali
Meski gerakannya dinilai sangat agresif untuk ukuran kepengurusan yang masih "seumur jagung", Alsiyus justru mengambil pendekatan unik yang humanis dengan tidak muluk-muluk menetapkan target medali dari pihak KONI.
Ia menegaskan KONI Kubar tidak memiliki target medali secara sepihak, karena pengurus caborlah yang paling memahami kondisi real atlet, peta persaingan, dan kekuatan lawan di lapangan.
"Tugas utama KONI adalah memfasilitasi, mulai dari akomodasi, pendanaan, sponsorship, pembinaan, hingga pemenuhan sarana prasarana dan alat tanding. Jadi saya harap teman-teman cabor, mari kita bekerja sama memajukan olahraga Kubar dengan latihan yang giat serta persiapkan atlet dan pelatih dengan maksimal," ucap Alsiyus.
Guna memperkuat fondasi jangka panjang, Alsiyus juga mengumpulkan para pelatih senior serta mengundang para mantan Ketua KONI Kubar periode terdahulu. Pertemuan lintas generasi ini sengaja digelar untuk berdiskusi, menyerap ilmu, dan meminta masukan demi peta jalan (roadmap) pembangunan olahraga Kutai Barat yang lebih cerah di masa depan.
Suntikan Moral Luar Biasa, Cabor Beri Apresiasi Tinggi
Road show kilat dan gebrakan awal Ketua KONI Kubar ini langsung mendapat respons positif dan apresiasi tinggi dari para pengurus cabang olahraga yang dikunjungi. Mereka menilai kehadiran langsung sang ketua umum menjadi bukti runtuhnya jarak antara induk olahraga dan para pelaku di lapangan.
Ketua POBSI Kutai Barat, Vinsen Candela, mengungkapkan bahwa kunjungan langsung ini memberikan dampak psikologis yang sangat baik bagi internal atlet. Sikap KONI yang mau mendengarkan keluhan riil di lapangan, seperti kekurangan meja latihan snooker dan stik tanding, menumbuhkan harapan baru.
"Kami sangat mengapresiasi langkah cepat Ketua KONI yang baru ini. Datang langsung, membaur, dan melihat kendala kami dari dekat. Ini membuat kami di tingkat cabor merasa diayomi dan kian termotivasi untuk mengamankan target enam medali emas di Porprov nanti," kata Vinsen.
Senada, tim pelatih cabor biliar, Ardianus Bantam, menambahkan bahwa inisiasi KONI untuk memperjuangkan kenaikan bonus yang sudah mandek selama 10 tahun adalah angin segar yang sangat dinantikan. Menurutnya, kepedulian pada kesejahteraan dan pemenuhan alat tanding akan berbanding lurus dengan keseriusan atlet dalam berlatih.
"Harapan kami kepada KONI di bawah kepemimpinan Pak Alsiyus ini sangat besar. Dengan dukungan penuh pada fasilitas dan jam terbang kompetisi, kami optimis atlet asli putra-putri daerah Kubar bisa unjuk gigi, tidak hanya di level provinsi tetapi juga menembus ajang bergengsi tingkat nasional," ucap Ardi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....