Dari Hobi Menjadi Jalan Rezeki Berkat KUR BRI

  • 30 Mei 2026 13:41 WIB
  •  Sampang

RRI.CO.ID, Sampang - Di jalur penghubung wilayah Sampang–Bangkalan, tepatnya di Jalan Raya Dusun Bungkak, Desa Batorasang, Kecamatan Tambelangan, Kabupaten Sampang, berdiri sebuah toko kecil yang ramai dikunjungi warga, Agen BRILink Syarifah dan Alwan Store. Pemiliknya, Muhammad Aris Alwan (37 tahun), adalah sosok sederhana yang berani menjadikan hobi sebagai jalan rezeki.

BACA JUGA: Dari Karyawan Kontrak, KUR BRI Menjadi Jalan Tol Bisnis Wisata

Alwan bukanlah pengusaha sejak awal. Ia pernah mengajar di pondok pesantren, mengabdikan diri setiap pekan. Namun, kecintaannya pada sarung yang ber merk dan berkelas, seperti Lamiri, Donggala dan lainnya membuatnya berpikir lebih jauh. Dari sekadar koleksi pribadi, ia berinisiatif menjadikannya usaha.

Seorang pembeli sedang memilih sarung sesuai dengan seleranya

Langkah pertama dimulai dengan KUR Rp25 juta untuk modal agen BRILink.

BACA JUGA: KUR BRI Mengalirkan Berkah di Sahabat Galon

“Kalau saldo kecil, transaksi pun terbatas,” ujarnya. Sabtu, 30 Mei 2026 ditemui saat melayani pembeli.

Dari pengalaman itu, ia belajar bahwa modal adalah kunci perputaran usaha. Tak lama kemudian, ia menambah pinjaman menjadi Rp50 juta, sebagian dialihkan untuk dagangan sarung.

Bertemu pemasok langsung dari pabrik membuat harga lebih miring dan kualitas terjamin. Rumahnya pun berubah menjadi showroom kecil, penuh pilihan sarung dari yang sederhana hingga premium dari harga Rp400 ribu hingga Rp3 juta.

BACA JUGA: Kafe Klasik: Dari Hobi Nongkrong ke Ruang Edukatif Mahasiswa

Awalnya, dagangan sepi. Sarung seharga Rp400 ribu tak laku. Namun Alwan tidak menyerah. Ia yakin usaha harus terus berputar. Dengan keberanian, ia mengambil KUR Rp100 juta. Usaha sarung berkembang pesat, agen BRILink tetap berjalan, bahkan ditambah obat-obatan pertanian. Nama Alwan Store pun lahir, menjadi simbol usaha yang tumbuh dari mimpi sederhana.

Dari usaha ini, Alwan mampu membeli mobil, motor, memperbaiki rumah, bahkan memberangkatkan ibunya untuk Ibadah Umrah ke tanah Suci Mekkah.

“Alhamdulillah, hasil usaha ini bisa membahagiakan orang tua,” katanya. Lebih dari itu, kisahnya menjadi inspirasi. Banyak pemuda desa meniru langkahnya, membuktikan bahwa KUR bukan sekadar pinjaman, melainkan pintu menuju kemandirian.

Di balik kesuksesan Alwan Store, ada peran besar sang istri, Syarifatus Sofiyah. Ia mendampingi sejak awal usaha masih kecil, bahkan ketika dagangan sarung belum laku.

“Saya sempat ragu waktu sarung mahal tidak ada yang beli. Tapi melihat semangat suami, saya ikut mendukung. Alhamdulillah sekarang hasilnya bisa membahagiakan keluarga,” ujarnya. Sofiyah juga membantu melayani pelanggan dan menjaga kepercayaan pembeli, menjadikan usaha ini sebagai perjalanan bersama.

Kepuasan pelanggan pun menjadi bukti nyata. Ahmadi, salah satu pelanggan setia, mengaku selalu kembali ke Alwan Store.

“Sarung di sini kualitasnya bagus, harganya sesuai, dan pelayanannya ramah. Saya percaya belanja di Alwan Store tidak pernah mengecewakan dan harganya selisih dari harga pasar pada umumnya,” tuturnya saat ditemui memilih corak dan warna sarung yang akan dibelinya.

Alwan juga berpesan jangan gengsi bekerja. Jika memang tidak ada modal, gunakan fasilitas BRI.

“Pinjam ke tetangga atau famili belum tentu mereka mau. Tapi lewat KUR, bunga kecil, proses jelas, hasilnya nyata,” ucapnya.

Kini, Alwan Store bukan hanya toko sarung, melainkan simbol keberanian mengambil langkah pertama. Dari agen BRILink hingga koleksi sarung, kisah Alwan adalah bukti bahwa usaha yang lahir dari hobi bisa menjadi jalan rezeki, inspirasi, dan kebahagiaan keluarga.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....