PUTRI Kaltim Dorong Potensi Pariwisata Bertransformasi Menjadi Industri
- 05 Agt 2026 10:17 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi Indonesia (PUTRI) Kalimantan Timur terus memperkuat komitmen anggotanya untuk mendorong sektor pariwisata menjadi salah satu penopang perekonomian daerah. Setelah hampir delapan tahun berdiri, PUTRI kini ingin membawa pariwisata Kaltim naik dari sekadar memiliki potensi menjadi industri yang dikelola secara profesional.
Ketua DPD PUTRI Kalimantan Timur, Dian Rosita, mengatakan selama ini organisasinya menjadi wadah bagi pelaku usaha pariwisata dari berbagai skala, mulai dari pelaku UMKM, usaha menengah, hingga perusahaan besar.
Menurutnya, seluruh anggota memiliki tujuan yang sama, yakni mengembangkan usaha sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
"Kita berjalan bersama. Ada kepentingan bisnis untuk meningkatkan kesejahteraan karyawan dan usaha, tetapi juga ada kepentingan daerah untuk mendorong perekonomian serta meningkatkan pendapatan daerah," ujarnya, dikutip pada Rabu, 5 Agustus 2026.
Di sisi lain, Dian juga mengapresiasi komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur yang mulai memberikan perhatian lebih besar terhadap sektor pariwisata, terutama dalam upaya mendorong transisi ekonomi. Bahkan, PUTRI turut dilibatkan dalam pembahasan yang digelar Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kaltim.
Menurutnya, perhatian tersebut menjadi sinyal positif bahwa pariwisata mulai dipandang sebagai sektor yang memiliki peran penting bagi pembangunan daerah.
Lebih lanjut, Dian menegaskan, pembahasan pariwisata saat ini tidak lagi berhenti pada potensi yang dimiliki setiap daerah. Tantangan berikutnya adalah membangun tata kelola yang baik agar destinasi wisata dapat berkembang menjadi industri yang berkelanjutan.
"Sekarang kami tidak lagi berbicara soal potensi, karena semua orang sudah tahu Kaltim punya potensi wisata. Yang ingin kami dorong adalah bagaimana potensi itu benar-benar menjadi industri," kata dia.
Karena itu, PUTRI mendorong pengelola destinasi, termasuk desa wisata, untuk memiliki badan usaha. Menurut Dian, langkah tersebut penting agar pengelolaan destinasi lebih profesional dan memudahkan kerja sama dengan pemerintah maupun pihak lainnya.
"Kalau sudah berbadan usaha, berarti kita berbicara tentang manajemen, pengelolaan, pelayanan, dan fasilitas. Itu yang akan membuat pariwisata Kalimantan Timur bisa berkembang lebih baik," ucap Dian, mengakhiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....