Kolaborasi Pentahelix, STTIB–MASATA Kembangkan Wisata Industri di Bontang

  • 17 Apr 2026 13:54 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda – Kolaborasi lintas sektor kembali diperkuat di Kota Bontang melalui penandatanganan nota kesepahaman antara Sekolah Tinggi Teknologi Industri Bontang (STTIB) dan Dewan Pimpinan Cabang Masyarakat Sadar Wisata (DPC MASATA) Kota Bontang. Kesepakatan ini menjadi langkah konkret dalam mendorong pengembangan program wisata industri yang berfokus pada edukasi serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Program yang diinisiasi DPC MASATA Kota Bontang ini mengusung pendekatan pentahelix, yakni melibatkan unsur pemerintah, industri, akademisi, komunitas, dan media. Kolaborasi ini diharapkan mampu menghadirkan ekosistem yang saling mendukung dalam memaksimalkan potensi industri sebagai sarana pembelajaran sekaligus pengembangan kapasitas generasi muda.

Ketua DPC MASATA Kota Bontang, Eko Satrya, menegaskan bahwa wisata industri bukan sekadar kegiatan kunjungan biasa, melainkan sebuah konsep strategis yang mampu membuka wawasan serta memberikan pengalaman langsung kepada masyarakat, khususnya kalangan usia produktif.

“Program ini kami rancang tidak hanya untuk memperkenalkan dunia industri, tetapi juga sebagai sarana edukasi dan pemagangan bagi generasi muda sebelum mereka benar-benar terjun ke dunia kerja,” ujar Eko Satrya.

Menurutnya, Kota Bontang memiliki kekuatan besar di sektor industri, khususnya pengolahan sumber daya alam seperti gas dan turunannya, termasuk amoniak. Potensi ini dinilai sangat layak untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata berbasis edukasi yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

Melalui program ini, kawasan industri diharapkan tidak hanya dipandang sebagai area produksi semata, tetapi juga sebagai ruang belajar terbuka yang mampu mentransformasi pengetahuan teknis menjadi pengalaman nyata bagi pelajar, mahasiswa, maupun masyarakat umum.

Penandatanganan nota kesepahaman tersebut dilaksanakan di sela kegiatan wisuda Sarjana Teknik Kimia dan Teknik Mesin ke-IX tahun akademik 2025/2026 STTIB. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis, 16 April 2026, di Gedung Auditorium Taman 3 Dimensi Kota Bontang, yang menjadi momentum penting bagi penguatan sinergi antara dunia pendidikan dan sektor industri.

Eko Satrya juga menambahkan bahwa program wisata industri ini sejalan dengan visi dan misi Pemerintah Kota Bontang dalam mewujudkan daerah sebagai kota industri dan jasa yang berdaya saing. “Kami melihat ini sebagai langkah strategis untuk mendukung visi Bontang sebagai kota industri dan jasa, sekaligus memperkuat kualitas SDM lokal,” ucapnya.

Kolaborasi antara STTIB dan MASATA diharapkan mampu menjadi model pengembangan wisata industri yang berkelanjutan. Tidak hanya meningkatkan daya tarik daerah, program ini juga diharapkan dapat mencetak sumber daya manusia yang lebih siap, kompeten, dan adaptif dalam menghadapi tantangan dunia kerja.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....