Pesona Desa Pela Kukar: Ekowisata Pesut dan Keramahan Warga

  • 14 Apr 2026 10:32 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Kutai Kartanegara - Rintik gerimis mengiringi perjalanan tim RRI Samarinda menuju Desa Pela, sebuah desa wisata di Kabupaten Kutai Kartanegara yang menyimpan keunikan Ekowisata Pesut Mahakam. Namun, lebih dari sekadar daya tarik alam, keramahan warga justru menjadi magnet utama yang membekas di hati setiap pengunjung.

Perjalanan menuju desa ini ditempuh sekitar tiga jam dari Samarinda melalui jalur darat, kemudian dilanjutkan dengan perahu motor (long boat) selama kurang lebih 10 menit. Setibanya di dermaga, pengunjung langsung disambut hangat oleh warga serta penanda “Selamat Datang di Desa Wisata Pela”.

Desa Pela dikenal sebagai habitat Pesut Mahakam, mamalia air tawar yang menjadi ikon Sungai Mahakam. Namun, pengalaman berkunjung ke desa ini tidak hanya soal melihat pesut, melainkan juga merasakan langsung nilai-nilai Sapta Pesona yang diterapkan masyarakat.

Sapta Pesona merupakan konsep pengembangan pariwisata yang dicanangkan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, meliputi unsur aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah, dan kenangan. Konsep ini menjadi fondasi dalam menciptakan lingkungan wisata yang nyaman dan berkesan.

Berdasarkan publikasi ilmiah dari Universitas Diponegoro melalui jurnal pariwisata, penerapan Sapta Pesona terbukti mampu meningkatkan daya tarik destinasi sekaligus kepuasan wisatawan. Hal tersebut tampak nyata di Desa Pela, terutama pada aspek keramahan masyarakatnya.

Sejak pertama tiba, warga desa menyambut dengan senyum dan sapaan hangat. Keramahan itu berlanjut saat pengunjung disuguhi makan siang hasil olahan warga, seperti iwak karing yang merupakan hasil tangkapan nelayan setempat.

Tidak berhenti di situ, wisatawan juga diajak menyusuri desa menggunakan sepeda yang telah disediakan. Sepanjang perjalanan, aktivitas warga terlihat alami, mulai dari menjemur ikan hingga bercengkrama di halaman rumah. Interaksi sederhana seperti lambaian tangan dan sapaan ramah menciptakan suasana akrab yang sulit ditemukan di destinasi lain.

Pengalaman ini menunjukkan, kekuatan utama Desa Pela bukan hanya pada keindahan alam atau keunikan pesut Mahakam, tetapi juga pada sentuhan manusiawi yang ditawarkan warganya.

Dengan mengedepankan keramahan sebagai bagian dari Sapta Pesona, Desa Pela tidak sekadar menjadi tujuan wisata, tetapi juga ruang pengalaman yang menghadirkan kenyamanan dan kenangan mendalam bagi setiap pengunjung.

Desa ini membuktikan pariwisata berbasis masyarakat mampu memberikan nilai lebih, bukan hanya menarik untuk dikunjungi, tetapi juga mengundang wisatawan untuk kembali. (Cheny Armadhini)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....