Mengenal Fungsi Benteng Ikonik di Desa Terapung Muara Enggelam Kukar
- 14 Apr 2026 10:26 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Desa Muara Enggelam menjadi salah satu desa budaya wisata yang berlokasi di Kecamatan Muara Wis, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur. Desa tersebut merupakan pemukiman terapung unik yang tidak memiliki daratan dan seluruh rumahnya berdiri di atas air.
Selain itu, Desa Muara Enggelam dinobatkan sebagai desa wisata air dengan sumber daya air tawar yang melimpah. Pendiri Mahakam Explore, M. Innalhamda Rachman menjelaskan desa ini dihuni sekitar 700 orang dan mayoritas penduduknya berprofesi sebagai nelayan.
Dalam kesempatan menghadiri dialog SPADA (Selamat Pagi Teman Pro 2) edisi budaya dan pariwisata yang disiarkan di RRI Pro 2 Samarinda, ia membagikan cerita menariknya selama berkunjung ke wilayah tersebut.
“Muara Enggelam berada di pinggir Danau Melintang dan di sana banyak benteng. Orang di sana bilangnya benteng Takeshi karena di depan desa mereka buat penghalang angin,” ucapnya dikutip Selasa, 14 April 2026.
Ia menambahkan, penghalang angin yang dibuat oleh warga menggunakan kayu ulin. “Jadi semacam tembok raksasa. Tidak rapat (jarak masing-masing kayunya), mungkin ada sekitar telapak tangan dan dibangun tepat di depan desa," katanya.
Selain itu, ia juga menjelaskan fungsi lain dari gapura untuk menahan tumpukan tanaman eceng gondok. “Di musim tertentu, eceng gondok akan tumbuh secara masif, jadi bikin nyangkut kapal yang lewat,” ucapnya.
Eceng gondok yang masuk akan langsung dipotong-potong. Menurutnya jika tidak segera dipotong maka dapat menghancurkan keramba dan rumah sekitar. “Jadi itu fungsinya bukan aksesoris saja, tapi memiliki fungsi lain untuk warga,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....