Filosofi Perubahan di Balik Nama Pinrang: Dari Wilayah Tergenang Menjadi Daratan

  • 06 Apr 2026 13:40 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Sejarah penamaan sebuah daerah sering kali mencerminkan perjuangan masyarakatnya dalam beradaptasi dengan alam. Kabupaten Pinrang di Sulawesi Selatan merupakan salah satu wilayah yang namanya diambil dari proses transformasi lingkungan, yakni perubahan kondisi tanah yang semula selalu tergenang air menjadi lahan yang lebih produktif dan kering.

Dalam dialog budaya Pantas Bugis yang disiarkan RRI Samarinda pada 14 Maret 2026, narasumber Indo Siti menjelaskan bahwa kata "Pinrang" tidak muncul begitu saja, melainkan berakar dari bahasa Bugis yang menggambarkan sebuah transisi. Hal ini berkaitan dengan kondisi geografis awal daerah tersebut yang didominasi oleh genangan air.

Indo Siti memaparkan bahwa masyarakat setempat pada masa itu melakukan upaya besar untuk mengalirkan air yang menggenang dengan membuat saluran atau selokan. Dalam istilah lokal, pembuatan saluran air ini dikenal dengan sebutan Bendrang, yang menjadi kunci utama bagi masyarakat untuk bisa bermukim di wilayah tersebut.

"Pinrang itu berasal dari kata Sindra atau Pindrang yang artinya berubah. Karena setelah dibuatkan selokan atau bendrang, daerah yang tadinya berair itu akhirnya berubah menjadi kering," ujar Indo Siti saat menguraikan filosofi di balik nama kabupaten tersebut.

Daeng Abdurrahim, salah satu pendengar yang berpartisipasi dalam dialog turut menambahkan perspektif mengenai pentingnya saluran air tersebut dalam sejarah lisan masyarakat Bugis. Ia mengamini bahwa keberadaan saluran air itulah yang memungkinkan terjadinya perubahan drastis pada rupa bumi di Pinrang, sehingga istilah "perubahan" menjadi sangat identik dengan daerah tersebut.

Perubahan dari kondisi berair menjadi daratan ini tidak hanya mengubah lanskap wilayah, tetapi juga membentuk identitas masyarakatnya yang dinamis. Dari istilah Sindra yang berarti berubah, kata tersebut kemudian mengalami pergeseran fonetik dalam percakapan sehari-hari hingga akhirnya resmi dikenal secara luas sebagai Pinrang.

Penjelasan dari Indo Siti ini menegaskan bahwa nama Pinrang adalah sebuah monumen lisan atas keberhasilan leluhur dalam mengelola alam. Memahami asal-usul ini diharapkan dapat memperkuat ikatan emosional warga Pinrang, baik yang berada di kampung halaman maupun di perantauan, terhadap sejarah tanah kelahiran mereka.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....