Infrastruktur Jadi PR Besar Pariwisata Kalimantan Timur
- 30 Jan 2026 16:51 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID,Samarinda – Pengembangan destinasi pariwisata di Kalimantan Timur masih menghadapi tantangan besar, terutama dari sisi infrastruktur. Hal ini disampaikan oleh dosen sekaligus peneliti bidang pariwisata, I Wayan Lanang Nala, yang menilai bahwa akses menuju sejumlah kawasan wisata masih memerlukan waktu dan energi ekstra.
Menurutnya, perjalanan ke wilayah Mahakam Hulu menjadi contoh nyata bagaimana aksesibilitas masih menjadi hambatan. “Kalau kita mau ke Mahakam Hulu perlu satu hari satu malam untuk pergi ke sana dan itu melalui jalan darat. Berangkat pagi, sampainya sore, masa mau langsung jalan? Pasti pergi menginap dulu,” ujarnya
Kondisi tersebut membuat proses pengembangan pariwisata berjalan lebih lambat dibandingkan daerah lain yang memiliki infrastruktur lebih siap. Akses yang panjang juga berdampak pada minat wisatawan lokal yang menginginkan perjalanan lebih praktis dan efisien.
Meski begitu, infrastruktur tetap menjadi kunci konektivitas dan kemudahan masyarakat untuk menjangkau berbagai lokasi yang memiliki potensi wisata. Banyak tempat menarik di Kalimantan Timur yang belum dikenal luas, termasuk destinasi yang kerap disebut sebagai hidden gem. Lokasi-lokasi ini menyimpan kekayaan alam yang luar biasa, namun belum sepenuhnya terakses dengan baik.
Di sisi lain, perjalanan panjang menuju daerah yang sulit dijangkau justru menghadirkan pengalaman tersendiri bagi wisatawan. Rasa lelah selama perjalanan kerap terbayar dengan pemandangan alam yang masih asri dan minim sentuhan modern. Sensasi menemukan destinasi tersembunyi sering menjadi daya tarik tambahan bagi wisatawan pecinta petualangan.
Terkait strategi promosi, Pak Lanang menekankan pentingnya pemetaan segmentasi wisatawan sebelum melakukan kampanye berskala luas. Menurutnya, promosi tidak cukup hanya gencar, tetapi juga harus tepat sasaran dengan mempertimbangkan karakteristik daerah dan daya tarik yang dimiliki.
“Kita perlu mengenali atau mencari tahu dulu segmentasi dan daya tarik kita seperti apa. Kalau menjangkau wisatawan lokal sebenarnya masih cukup susah dikarenakan keterjangkauan infrastruktur itu dengan wilayah Kalimantan yang luas ini,” ucapnya.
Dengan tantangan akses dan cakupan wilayah yang besar, pengembangan pariwisata di Kalimantan Timur memerlukan strategi terpadu antara pembangunan infrastruktur, promosi terarah, dan kolaborasi berbagai pihak. Upaya ini diharapkan dapat mendorong pariwisata daerah semakin berkembang dan dikenal lebih luas.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....