MASATA Bontang Siapkan Roadmap Menuju Ekosistem Pariwisata Berkelanjutan
- 09 Nov 2025 11:07 WIB
- Samarinda
KBRN, Samarinda: Membangun pariwisata tidak hanya soal destinasi, tetapi juga tentang pengetahuan, inovasi, dan kolaborasi. Semangat inilah yang diusung oleh DPC Masyarakat Sadar Wisata (MASATA) Kota Bontang melalui penyusunan Roadmap Program Wisata Industri Bontang, yang berfokus pada pengembangan wisata berbasis edukasi dan penguatan sumber daya manusia (SDM).
Ketua DPC MASATA Kota Bontang, Eko Satrya, menjelaskan bahwa roadmap ini menjadi arah strategis bagi pengembangan pariwisata yang memanfaatkan identitas Bontang sebagai kota industri dan jasa. “Kami ingin wisata industri tidak hanya menjadi daya tarik baru bagi wisatawan, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran dan peningkatan kualitas SDM lokal,” ujar Eko.
Menurutnya, program ini dirancang melalui kolaborasi lintas sektor, melibatkan unsur pemerintah, industri, akademisi, komunitas, dan media (pentahelix) untuk menciptakan ekosistem pariwisata yang berkelanjutan dan inklusif. Implementasinya dilakukan secara bertahap, mulai dari kajian, pelatihan, hingga pembangunan infrastruktur tematik seperti Museum Industri dan Bontang Industrial Park.
Selain menyusun roadmap, MASATA Bontang juga telah melakukan program aksi lapangan, seperti pelatihan bagi profesi transportasi darat dan pelaku UMKM sebagai bagian dari support system sektor industri wisata. Kegiatan ini dijalankan bersama mitra dari kalangan bisnis dan perusahaan industri di Bontang.
Namun, Eko Satrya menekankan pentingnya dukungan pemerintah daerah dalam memperkuat implementasi program ini. DPC MASATA Bontang saat ini menanti tindak lanjut dari Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Dispoparekraf) Kota Bontang terkait rancangan Nota Kesepahaman (MoU) yang telah diajukan sejak beberapa bulan lalu.
“Kami berharap MoU ini segera dibahas dan disepakati bersama sebagai payung kerjasama antar pihak pentahelix. Dokumen ini akan menjadi pijakan bagi sinergi nyata antara pemerintah, bisnis, akademisi, komunitas, dan media,” ujarnya.
Meski sifatnya tidak mengikat secara hukum seperti kontrak, MoU ini diharapkan mampu memuat poin-poin strategis yang menjamin kejelasan peran dan komitmen setiap pihak, serta menghindari kesalahpahaman dalam pelaksanaan program di masa mendatang.
Melalui Roadmap Wisata Industri Bontang, MASATA menegaskan visinya menjadikan Bontang sebagai model kota wisata industri berbasis edukasi, di mana industri tidak hanya menjadi motor ekonomi, tetapi juga ruang pembelajaran dan pemberdayaan masyarakat. “Wisata industri adalah bentuk baru dari keberlanjutan. Ia menghubungkan produktivitas, edukasi, dan kesejahteraan masyarakat lokal,” kata Eko Satrya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....