Populasi Pesut Mahakam Kian Menurun, Kaltim Ambil Sikap

  • 03 Jul 2025 17:56 WIB
  •  Samarinda

KBRN, Samarinda: Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menegaskan komitmennya dalam menjaga habitat Pesut Mahakam yang kini populasinya kian mengkhawatirkan.

Dalam kunjungan Menteri Lingkungan Hidup dan rombongan ke Desa Pela, Kutai Kartanegara, Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud menyampaikan kekhawatiran atas keberlangsungan satwa langka tersebut.

Menurut Rudy, populasi pesut yang semula mencapai ribuan, kini hanya tersisa puluhan ekor. Ia menyebut kondisi ini sebagai alarm bagi semua pihak untuk segera bertindak.

“Kalau bukan kita, siapa lagi? Kalau bukan sekarang, kapan lagi?” katanya, menegaskan di hadapan peserta kunjungan, Kamis (3/7/2025).

Dalam sambutannya, Rudy menyebut pesut sebagai simbol kekayaan hayati Kalimantan Timur yang harus dijaga bersama. Ia mendorong adanya sistem pengembangbiakan khusus seperti yang dilakukan Tiongkok terhadap panda. Pesut Mahakam, jelas Rudy, hanya bisa berkembang biak tiga kali seumur hidup dan memerlukan pendekatan ilmiah untuk pelestariannya.

“Usia produktif mereka sangat terbatas, perlu riset dan teknologi konservasi baru,” katanya.

Ia juga memberi apresiasi tinggi kepada masyarakat Desa Pela atas dedikasi mereka dalam menjaga ekosistem pesut dan lingkungan sekitarnya.

Kunjungan tersebut juga bertepatan dengan momen peringatan Hari Keanekaragaman Hayati Internasional, Hari Lingkungan Hidup, dan Hari Danau Dunia. Gubernur menilai kehadiran Menteri menjadi bukti keseriusan pemerintah pusat dalam mendukung konservasi lingkungan di daerah.

Rudy juga meminta dukungan penuh dari pemerintah pusat untuk normalisasi Sungai Mahakam, mengingat sedimentasi sungai menjadi salah satu ancaman bagi habitat pesut. “Ketinggian air hanya empat meter. Jika tidak dinormalisasi, bencana akan makin sering terjadi,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....