Desa Pela Disiapkan Jadi Wisata Edukasi Alam
- 03 Jul 2025 10:52 WIB
- Samarinda
KBRN, Kutai Kartanegara: Kawasan Danau Mahakam yang terletak di Desa Pela, Kecamatan Kota Bangun, kini tidak hanya dikenal karena pesut Mahakam. Pemerintah mulai merancang wilayah ini sebagai desa konservasi yang juga menjadi destinasi wisata edukatif berbasis keanekaragaman hayati.
Menteri Lingkungan Hidup, Dr. Hanif Faisol Nurofi, mengapresiasi langkah beberapa kementerian seperti Kementerian Desa dan Kementerian Pariwisata yang telah menetapkan Desa Pela sebagai Desa Wisata. Langkah ini dinilai strategis dalam menggabungkan konservasi dan pemberdayaan masyarakat.
“Kami berharap wisata yang dijalankan menjadi ruang edukasi untuk konservasi pesut Mahakam dan ekosistemnya,” ujar Hanif. Menurutnya, pendekatan konservasi berbasis masyarakat penting untuk keberlanjutan.
Ia menekankan bahwa triple planetary crises—yakni pencemaran, kehilangan keanekaragaman hayati, dan perubahan iklim—terwakili nyata di Danau Mahakam. Karena itu, pendekatan kolaboratif menjadi mutlak dalam pengelolaannya.
Dukungan juga diberikan oleh sektor swasta seperti PT Pertamina Hulu Mahakam dan lembaga akademik seperti Universitas Mulawarman, yang turut mengembangkan substansi kebijakan dan kegiatan lapangan di kawasan ini.
“Sanitasi kawasan, batas sempadan danau, serta tata ruang menjadi aspek penting yang juga diperhatikan,” kata Hanif. Ia mendorong keterlibatan pemerintah daerah dalam pembaruan rencana aksi dan pemantauan kualitas air secara rutin.
Hanif menegaskan pentingnya menjadikan Desa Pela sebagai model desa konservasi yang menyatu dengan kehidupan masyarakat. “Konservasi tidak hanya soal menyelamatkan pesut, tapi juga kesejahteraan warga sekitar,” tutupnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....